RADARSOLO.COM- Kejadian tragis menimap Parmin, warga Dukuh Bonagung RT 24, Desa Bonagung, Kecamatan Tanon, Sragen.
Pria 47 tahun itu ditemukan meninggal dunia akibat terjatuh ke dalam sumur di rumah menantunya, Selasa (25/3/2025).
Sore itu, Parmin memperbaiki mesin pompa air dan menguras sumur bersama Sofyan Yuliwianto, menantunya.
Sumur yang berada di ruang tengah rumah tersebut memiliki kedalaman 30 meter dengan permukaan air sekitar 15 meter dan diameter 80 cm.
Parmin turun ke sumur menggunakan tangga bambu yang disambung tiga, sekitar pukul 13.00.
Setelah menyelesaikan pekerjaan, Parmin berniat naik. Namun dia malah gemetar, lemas, dan sesak napas.
Akhirnya, Parmin terjatuh ke dalam sumur dan tidak sadarkan diri.
Sofyan yang panik segera meminta bantuan warga. Salah satu saksi, Sahid, melaporkan kejadian itu kepada Samsudi, perangkat desa setempat, yang kemudian meneruskannya ke Polsek Tanon.
Tak berselang lama, tim SAR gabungan yang terdiri dari PSC 119 Sukowati, PSC 119 Puskesmas Tanon II, PMI Sragen, BPBD Sragen, Pemadam Kebakaran, Polri, TNI, dan sejumlah relawan tiba di lokasi.
Parmin berhasil diangkat dari dasar sumur pada pukul 16.54. Tapi sayang, dia sudah meninggal dunia.
Parmin diduga meninggal dunia akibat tenggelam. Dia terjatuh karena keracunan gas di dalam sumur.
Baca Juga: Polres Klaten Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas di Exit Tol Prambanan Selama Musim Mudik Lebaran 2025
Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi melalui keterangan tertulis menyampaikan bahwa pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut dengan ikhlas dan menolak dilakukan otopsi.
“Jenazah korban sudah diserahkan kepada keluarga untuk segera dimakamkan,” ujar AKBP Petrus. (din/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono