RADARSOLO.COM- Kecelakaan air terjadi di Waduk Kedungombo (WKO)
Yusuf Putra Pradita, 23, warga Dukuh Plosorejo, RT 01, Desa Pagak, Kecamatan Sumberlawang, ditemukan meninggal dunia akibat tenggelam di area genangan WKO.
Tepatnya di Dukuh Kedunguter, RT 02, Desa Pendem, Kecamatan Sumberlawang, Sragen.
Peristiwa nahas ini terjadi Minggu dini hari (6/4) sekitar pukul 02.15 dan dilaporkan ke pihak berwajib pada pukul 02.30.
Berdasarkan laporan dari PSC 119 Kabupaten Sragen, proses pencarian melibatkan unsur gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Tagana Sragen, PMI, komunitas relawan, dan masyarakat sekitar.
Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 05.55.
Kapolsek Sumberlawang AKP Sudarmaji menjelaskan, insiden berawal ketika korban bersama sejumlah rekannya datang ke dermaga Waduk Kedungombo untuk mencari ikan.
Mereka menumpangi perahu dayung menuju sebuah keramba atau beranjang di tengah waduk.
Namun, saat hendak melangkah ke bambu kerangka keramba, Yusuf terpeleset dan tercebur ke air.
“Saksi yang bersama korban sempat berusaha menarik pakaiannya untuk menolong, tetapi tarikan tersebut terlepas. Korban panik dan akhirnya tenggelam,” ungkap AKP Sudarmaji.
Rekan-rekan korban sempat berupaya melakukan penyelaman untuk mencari Yusuf, namun hasilnya nihil.
Salah satu saksi kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sumberlawang.
Petugas yang menerima laporan langsung berkoordinasi dengan tim SAR gabungan.
“Kami mendirikan posko darurat di dekat TKP dan memulai operasi pencarian secepat mungkin,” tambah Sudarmaji.
Pencarian dilakukan intensif sejak dini hari. Warga sekitar juga turut membantu penyelaman manual sekitar pukul 04.00.
Dilanjutkan dengan upaya penjangkaran pada pukul 04.40 WIB. Korban akhirnya ditemukan pada pukul 05.55 WIB tidak jauh dari lokasi jatuhnya.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan cairan keluar dari hidung. Jasad langsung dievakuasi ke Puskesmas Sumberlawang untuk pemeriksaan visum,” jelas Sudarmaji.
Pencarian dinyatakan selesai pukul 07.00, dan jenazah Yusuf telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Diketahui, Yusuf bekerja di PT CPI Sumberlawang.
AKP Sudarmaji mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar perairan, terutama pada malam hari.
“Kami harap kejadian ini menjadi pelajaran agar selalu mengutamakan keselamatan, menggunakan alat pelindung, dan menghindari aktivitas berisiko tanpa pengawasan,” tegasnya. (din/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono