Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Pasutri Penjual Dawet Kendil dari Sragen Mewujudkan Mimpi Naik Haji

Ahmad Khairudin • Rabu, 7 Mei 2025 | 22:07 WIB
Agus Sarwanto, 61, dan istri Endang Widyaningsih, 61, penjual es dawet asal Ngrampal Sragen yang naik haji pada 2025 ini. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Agus Sarwanto, 61, dan istri Endang Widyaningsih, 61, penjual es dawet asal Ngrampal Sragen yang naik haji pada 2025 ini. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Di sebuah sudut jalan raya Sragen-Ngawi, wilayah Paldaplang yang ramai, tepatnya di Desa Kebonromo, Kecamatan Ngrampal, Sragen, Agus Sarwanto, 61,dengan setia menjajakan dagangannya.

Bukan barang mewah, melainkan semangkuk dawet segar yang ia beri nama unik: "Dawet Kendil."

Siapa sangka, di balik kesederhanaan profesinya sebagai penjual dawet, tersimpan sebuah tekad dan impian besar yang akhirnya terwujud: menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Bersama sang istri tercinta, Endang Widyaningsih, 61, Agus telah membuka usaha warung dawetnya sejak 2006 silam.

Namun, jauh sebelum itu, tepatnya di tahun yang sama, terbersit sebuah niat suci di hatinya untuk mengunjungi Baitullah.

Kala itu, kondisi ekonomi belum sepenuhnya mendukung. Namun, berkat dorongan semangat dari sang anak, Agus memberanikan diri mendaftar haji pada 2014.

"Waktu itu sebenarnya belum ada kemampuan untuk daftar haji karena belum mampu angsuran. Tapi berkat dorongan anak agar supaya mendaftar haji, saya mendaftar sehingga saya dapat berangkat haji tahun ini," kata Agus, Rabu (7/5/2025).

Sejak mendaftar, Agus dan Endang dengan gigih menyisihkan sebagian keuntungan dari berjualan dawet.

Setiap bulan, sejuta rupiah mereka sisihkan untuk mengangsur biaya ibadah haji.

Lantas dawet yang dijual Agus bukanlah dawet biasa. Ia mengadopsi resep dawet khas Banjarnegara yang kemudian ia modifikasi dan perkenalkan di Sragen dengan nama "Dawet Kendil."

Rupanya, cita rasa unik dawet buatannya digemari banyak orang.

"Keuntungan lumayan, Alhamdulillah Allah memberikan rezeki lewat dawet dan bisa untuk mengangsur haji selama ini," ujarnya dengan rasa syukur.

Kini, penantian panjang itu akhirnya berbuah manis. Agus dijadwalkan berangkat haji pada Selasa (20/5/2025) mendatang, tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 61.

Sebelumnya, pada Senin (19/5/2025), ia akan bertolak dari Sragen menuju Donohudan, Embarkasi Haji Solo di Ngemplak, Boyolali.

Kebahagiaan Agus semakin lengkap karena anak pertamanya, yang menjadi penyemangatnya untuk mendaftar haji pada 2014, telah lebih dulu menunaikan rukun Islam kelima tersebut.

Agus dan Endang pun tak henti-hentinya memberikan dukungan dan motivasi kepada anak-anak mereka yang lain untuk menyusul jejak mereka ke Tanah Suci. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#haji #Boyolali #ngemplak #ngrampal #embarkasi haji #sragen #kloter #Es Dawet