Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Viral Rombongan Moge Terobos Lampu Merah di Sragen, Ini Kata Polres

Ahmad Khairudin • Sabtu, 10 Mei 2025 | 00:01 WIB
Tangkapan layar video moge terobos traffic light RSUD Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Tangkapan layar video moge terobos traffic light RSUD Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Media sosial dihebohkan dengan video yang memperlihatkan rombongan motor gede (moge) menerobos lampu merah di perempatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sragen.

Video tersebut viral setelah diunggah oleh akun Instagram @tante.rempong.official hingga menimbulkan perdebatan.

Terkait situasi tersebut, Kasatlantas Polres Sragen Iptu Kukuh Tirto Satrio Leksono mengatakan, pihaknya telah menyelidiki video konvoi moge itu. Video tersebut direkam pada Jumat (2/5/2025) sekitar pukul 12.30.

Setelah ditelusuri, diketahui bahwa polisi yang mengawal rombongan tersebut bukanlah anggota Satlantas Polres Sragen.

”Kami sudah mencari tahu karena motor yang digunakan adalah Moge BMW 1200. Sragen tidak punya kendaraan seperti itu. Kami hanya punya Yamaha Diversion. Kami lacak dari plat nomornya. Intinya, petugas itu bukan dari Sragen. Kebetulan saja kejadiannya di Sragen,” ujarnya, Jumat (9/5/2025).

Meski begitu, Kukuh menjelaskan kendaraan yang mendapat pengawalan (prioritas) memang diperbolehkan menerobos lampu merah.

Hal ini sesuai dengan pertimbangan petugas kepolisian yang diatur dalam Pasal 134 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

”Itu kan tergantung penilaian petugas di lapangan, melihat situasi dan kondisi serta kepentingannya saat itu. Karena yang mengawal bukan anggota Satlantas Sragen, jadi bukan wewenang saya untuk menilai apakah saat itu sebaiknya mengikuti lampu atau tidak,” jelasnya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#rsud #viral #yamaha #bmw #sragen #moge #polres sragen