Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Antrean Verifikasi Data Afirmasi SPMB di Sragen Sempat Membludak, Begini Kondisinya Terkini

Ahmad Khairudin • Kamis, 26 Juni 2025 | 01:41 WIB
Calon siswa mengurus syarat administrasi SPMB jalur afirmasi di Disdikbud Sragen, Rabu (25/6/2025). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Calon siswa mengurus syarat administrasi SPMB jalur afirmasi di Disdikbud Sragen, Rabu (25/6/2025). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Antrean calon peserta didik baru jalur afirmasi di Sragen yang ingin memverifikasi data pendukung sistem penerimaan murid baru (SPMB) terlihat mulai melandai Rabu (25/6/2025).

Penurunan jumlah pemohon ini terjadi setelah sempat membludak pada Senin (23/6/2025) dan Selasa (24/6/2025).

Operator Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Sragen Dwi Ponco Wibowo menjelaskan, pihaknya melayani lebih dari 200 pemohon.

”Hari ini jumlahnya berkurang menjadi sekitar 100-an. Perbandingan kemarin dengan hari ini, ya ini tidak terlalu banyak, lebih longgar mendekati jam penutupan,” ujar Ponco.

Ponco tidak menampik adanya kendala teknis yang sempat terjadi. Sistem afirmasi di dinas pendidikan sempat mengalami masalah injeksi data bagi pemohon yang memiliki surat keterangan dari dinas sosial.

”Kemarin sempat trouble gitu ada beberapa yang belum bisa masuk. Tapi siangnya sudah normal kembali dan pada masuk,” jelasnya.

Pihaknya menduga, banyak orang tua yang datang ke kantornya kemarin belum mengetahui informasi bahwa data mereka sudah berhasil masuk ke sistem.

”Kemungkinan orang tua pada ke sini belum tahu info kalau datanya sudah masuk. Jadi pada ke sini untuk menanyakan datanya tersebut,” imbuh Ponco.

Terkait banyaknya pemohon yang datang, Ponco menyebut bahwa permintaan data afirmasi sebenarnya sudah lama dibuka, yakni sejak akhir Mei dan awal Juni. Dia menduga masyarakat masih belum terbiasa dengan informasi yang disampaikan melalui media sosial seperti Instagram, sehingga banyak yang kurang update.

”Mungkin masyarakat terbiasa dengan hal-hal informasi yang sebagian belum tahu lewat Instagram beberapa kurang update seperti itu,” kata Ponco.

Ponco kembali menegaskan syarat afirmasi PPDB adalah masuk dalam DTKS atau Data Terpadu Penanganan Stunting (DTPS), atau minimal memiliki salah satu bansos seperti PKH, BPNT, atau KIS JKN. Selain itu, pemohon juga harus masuk dalam DT Jateng dengan kriteria P1 hingga P3.

Meskipun sempat ada kendala, Ponco bersyukur layanan verifikasi data afirmasi hari ini berjalan lancar.

”Ini sudah Alhamdulillah sudah kosong setengah tigaan,” tandasnya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#Disdikbud #afirmasi #spmb #sragen #DTKS