RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten Sragen menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini (PAUD).
Hal ini dibuktikan dengan acara pengukuhan Bunda PAUD kecamatan, kelurahan, desa se Kabupaten Sragen masa bakti 2025–2029, Selasa (9/9/2025).
Pelantikan digelar di Kantor Terpadu Pemkab Sragen. Turut hadir Bupati Sragen Sigit Pamungkas, kepala OPD, tokoh masyarakat, serta ratusan insan PAUD dari seluruh wilayah.
Pelantikan dilakukan langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Sragen Linda Sudeni Sigit Pamungkas.
Dalam kesempatan itu, Linda Sudeni Sigit Pamungkas menekankan pentingnya peran Bunda PAUD sebagai figur penggerak.
”Dengan pengukuhan ini, Bunda PAUD di kecamatan, desa, dan kelurahan akan lebih memiliki rasa kepemilikan dan tanggung jawab. Setelah pembekalan, mereka akan paham tugas, peran, serta bagaimana ikut mengakselerasi terwujudnya PAUD berkualitas untuk semua,” ujarnya.
Dia mengakui tantangan di sektor SDM dan sarana prasarana PAUD masih besar. Namun, dengan adanya Pokja PAUD yang melibatkan berbagai pihak, dia optimistis kendala tersebut dapat diatasi.
”Bunda PAUD tidak berjalan sendiri. Ada dukungan lintas sektor yang akan memperkuat program-program PAUD di Sragen,” lanjut Linda.
Ketua IGTKI PGRI Kabupaten Sragen Ida Ariani menyambut baik pelantikan ini. Dia menyadari, tantangan kinerja di setiap desa berbeda-beda, terutama terkait anggaran.
Namun, dia berharap dengan kehadiran Bunda PAUD di setiap tingkatan, tantangan tersebut dapat dicarikan solusinya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Sigit Pamungkas menegaskan Bunda PAUD memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda pendidikan anak usia dini.
Pemkab Sragen telah menyiapkan insentif bulanan yang akan mulai cair pada Desember mendatang.
”Insyaallah, sebelum ayam jantan berkokok di Januari 2026, guru PAUD sudah bisa menerima insentif,” ungkap Bupati Sigit.
Insentif tersebut disesuaikan dengan masa kerja. Yakni masa kerja 1–5 tahun Rp 300 ribu per bulan, masa kerja 6–10 tahun Rp 400 ribu per bulan, masa kerja 11–15 tahun Rp 500 ribu per bulan, dan masa kerja di atas 16 tahun Rp 600 ribu per bulan.
Menurutnya, insentif ini diharapkan mampu meningkatkan semangat serta kinerja para guru PAUD yang selama ini menjadi garda terdepan dalam membentuk karakter anak usia emas.
”Anak-anak PAUD adalah sumber daya penting untuk masa depan bangsa. Masa kecil adalah fase yang membekas sepanjang hidup, sehingga harus kita isi dengan pendidikan yang tepat,” tambahnya. (din/adi)
Editor : Adi Pras