Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Fantastis! Toilet Umum dan Lahan Parkir yang Dibangun Pemkab Sragen Habiskan Rp 8,6 Miliar

Ahmad Khairudin • Minggu, 21 September 2025 | 17:34 WIB
Proyek pembangunan toilet umum dan lahan parkir di Kantor Terpadu Pemkab Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Proyek pembangunan toilet umum dan lahan parkir di Kantor Terpadu Pemkab Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pembangunan tahap ketiga Pemda Terpadu Sragen terus dikebut dengan anggaran sebesar Rp 8,6 miliar.

Proyek ini ditargetkan selesai dalam 120 hari kerja, tepatnya pada akhir Desember 2025.

Kontrak pekerjaan ini dipercayakan kepada kontraktor CV Widya Bhakti Utama, dengan pengawasan dari CV Karya Sejahtera.

​Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Sragen Andreas Setyowibowo mengatakan, fokus utama proyek ini adalah menyempurnakan fasilitas yang sudah ada.

"Pekerjaan ini adalah kelanjutan dari tahap sebelumnya. Kami ingin membuat area Pemda terpadu menjadi lebih nyaman dan fungsional bagi masyarakat," jelas Andreas, Minggu (21/9/2015).

​Salah satu item pekerjaan utama adalah penyelesaian boulevard di sisi utara.

Area ini akan dipasang pedestrian dengan granit, agar seragam dan simetris dengan boulevard di sisi selatan yang sudah lebih dulu selesai.

Selain itu, penanaman vegetasi yang serupa juga akan dilakukan untuk menciptakan tampilan "cerminan" yang serasi antara sisi kanan dan kiri.

​Andreas menambahkan, proyek ini juga mencakup penambahan fasilitas publik yang sangat dibutuhkan.

Di sisi selatan, akan dibangun toilet umum yang memadai untuk melayani masyarakat, terutama mereka yang sering berolahraga di area Pemda terpadu.

"Kami melihat banyak masyarakat yang memanfaatkan fasilitas ini untuk jogging di sore hari, jadi kami merasa perlu menyediakan toilet yang layak," ujarnya.

​Tak hanya itu, area parkir juga akan ditata ulang. Akan ada penambahan area parkir motor beratap di dekat kantin dan area parkir motor yang sudah ada di sisi utara.

Proyek ini juga akan membuka akses jalan baru dari belakang gedung menuju jalan perkampungan, lengkap dengan gerbang.

"Saat ini akses hanya dari depan, nanti akan ada jalan tembus ke belakang yang memudahkan warga sekitar," terang Andreas.

​Hingga saat ini, progres pekerjaan dilaporkan berjalan lancar karena pengerjaan dilakukan di beberapa titik secara bersamaan, sehingga bisa lebih optimal.

Selain pekerjaan di dalam kompleks Pemda, paket proyek ini juga mencakup pekerjaan pedestrian yang sejajar dengan Jalan Sutomo di sisi kanan dan kiri.

​Meskipun usulan anggaran awal mencapai Rp 15 miliar, proyek ini akhirnya disesuaikan menjadi Rp 8,6 miliar dengan memprioritaskan pekerjaan yang paling mendesak.

Ke depannya, jika ada alokasi dana tambahan, Pemkab Sragen berencana memperluas penataan kawasan hingga ke perempatan riing road.

Sehingga koridor Jalan Sutomo menjadi "government center" yang lebih tertata rapi.

​Andreas juga menanggapi pertanyaan mengenai pembangunan fasilitas lain.

"Pembangunan masjid dan pos damkar belum masuk dalam paket ini karena keterbatasan anggaran. Namun, rencana pembangunan masjid tetap ada dan menunggu arahan lebih lanjut, mungkin tahun depan atau 2026," pungkasnya.

​Proyek ini tidak mencakup penambahan gedung baru, melainkan fokus pada peningkatan taman, pedestrian, dan fasilitas penunjang yang sudah ada, termasuk penataan bundaran halaman muka pemda terpadu. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#Kantor Pemda Terpadu #DPU Sragen #sragen #toilet umum