Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Internet Gratis Jadi Senjata Desa Poleng di Sragen Gali Potensi Lokal

Ahmad Khairudin • Sabtu, 18 Oktober 2025 | 00:34 WIB

 

Warga Desa Poleng, Kecamatan Gesi mengakses internet gratis yang disedikan Pemkab Sragen untuk desa miskin ekstrem. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Warga Desa Poleng, Kecamatan Gesi mengakses internet gratis yang disedikan Pemkab Sragen untuk desa miskin ekstrem. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Program pemasangan internet gratis di desa miskin ekstrem yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Sragen disambut antusias oleh Desa Poleng, Kecamatan Gesi.

Desa yang selama ini dianggap tertinggal karena jauh dari pusat kota dan geliat ekonomi, kini berharap koneksi digital yang lancar dapat menjadi kunci untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) warganya.

​Kepala Desa Poleng Pujiono mengungkapkan, desanya adalah salah satu penerima bantuan internet gratis yang dicanangkan Pemkab Sragen. Pujiono tidak menampik bahwa label 'desa tertinggal' memang melekat pada Desa Poleng.

”Selama ini kami jauh dari kota, jauh dengan pusat ekonomi yang lain,” ujar Pujiono.

​Namun, kehadiran internet gratis ini dianggap sebagai peluang emas untuk membalikkan keadaan. Pujiono menyoroti potensi besar dari generasi muda di desanya.

”Ini memberikan peluang bagi Gen Z di desa untuk melebarkan sayap dan melihat peluang usaha maupun kesempatan kerja,” tegasnya.

Dia mengakui, internet yang ada sebelumnya sering kali lambat, sehingga pemanfaatannya terbatas.

”Anak muda dulu hanya buat main game. Tapi nanti kita coba kembangkan agar lebih produktif,” tambahnya.

​Melalui sosialisasi intensif, Pemerintah Desa Poleng akan mendorong warganya, khususnya pelaku UMKM, untuk memanfaatkan koneksi cepat ini. Salah satu strategi yang direncanakan adalah dengan menggandeng marketplace besar.

”Dengan adanya internet gratis, kita akan sosialisasi ke warga untuk kegiatan apapun, seperti menggandeng marketplace untuk usaha,” jelas Pujiono.

​Pujiono optimistis potensi desa yang selama ini 'tertidur' akan segera terbangun. Sektor pertanian yang menjadi tulang punggung, seperti perkebunan tebu dan sawah tadah hujan, juga diharapkan bisa terkerek naik.

”Potensi desa sendiri masih bisa digali. Kalau UMKM memang masih kecil-kecilan. Tapi dengan internet, sektor pertanian bisa dikembangkan, baik itu tingkat produksi maupun penjualannya,” ujarnya.

​Dengan semakin banyak jaringan internet yang bagus, Pujiono percaya akan semakin banyak peluang yang terbuka.

Sehingga menjadikan Desa Poleng tak lagi tertinggal, melainkan siap bersaing di era digital. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#GESI #Gen Z #internet gratis #marketplace #sragen #Desa Miskin Ekstrem