Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sekolah Rakyat 78 Sragen Siapkan Bangunan Permanen di Mondokan

Ahmad Khairudin • Kamis, 23 Oktober 2025 | 23:31 WIB
Bupati Sragen Sigit Pamungkas saat mengecek progres pembangunan sekolah rakyat. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Bupati Sragen Sigit Pamungkas saat mengecek progres pembangunan sekolah rakyat. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Program Sekolah Rakyat (SR) 78 Sragen di bawah naungan Kementerian Sosial (Kemensos) RI terus menunjukkan perkembangan signifikan.

Sekolah yang fokus pada pendidikan bagi masyarakat kurang mampu ini akan memulai kegiatan belajar mengajar (KBM) di lokasi rintisan, sembari menunggu pembangunan gedung permanen.

Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Sragen Yuniarti mengonfirmasi, SR 78 Sragen akan menempati Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Latihan Kerja (BLK) Badan Pengelola Kepegawaian dan SDM sebagai lokasi rintisan.

"Renovasi ini selesai tanggal 31 Oktober," terangnya Kamis (23/10/2025).

Lokasi utama SR Sragen yakni dipersiapkan di wilayah Desa Kedawung kecamatan Mondokan. Saat ini menunggu proses pembangunan di Mondokan.

"Lokasi pembangunan gedung permanen direncanakan di wilayah Mondokan, tepatnya di area bekas Balai Penyuluh Pertanian (BPP), berdekatan dengan SMK Kedawung. Pembangunan gedung permanen dibiayai pusat," ujarnya.

Pembangunan gedung permanen SR 78 Sragen seluas 5 hektare akan dibiayai sepenuhnya oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Rencana pembangunan akan dimulai awal tahun 2026, menunggu proses lelang pusat.

"Penganggaran pusat, kita tinggal terima dari pusat," jelas Yuniarti.

Dia menuturkan proses persiapan pembangunan melibatkan Satuan Tugas (Satgas) Sarpras lintas kementerian, termasuk Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Sedangkan lokasi sementara di BLK akan menampung dua Rombongan Belajar (Rombel), satu rombel SMP dan satu rombel SMA, masing-masing diisi oleh 25 peserta didik.

Menariknya, meskipun diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu, tapi animo pendaftar sangat tinggi.

Periode pendaftaran dari 27 September hingga 17 Oktober mencatat 37 pendaftar SMP dan 31 pendaftar SMA.

"Alhamdulillah kemarin justru over," kata Yuniarti.

Dia menjelaskan Dari pleno, SR 78 Sragen menyaring 25 anak ditambah tiga cadangan untuk SMP.

"Ada yang tereliminasi. Kebanyakan yang tereliminasi itu terkait umur, karena SMP 13-15 (tahun) dan SMA 16-18 (tahun)," ungkap Yuniarti.

Bagi calon siswa yang tereliminasi karena faktor usia, akan diarahkan untuk mengikuti kejar paket.

Uniknya, SR 78 Sragen tidak hanya menampung siswa dari Sragen. Siswa yang terjaring berasal dari berbagai daerah, seperti Surakarta, Boyolali dan Karanganyar.

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi siswa yang lolos seleksi akan dimulai pada 10 November.

Kepala sekolah dan para guru pendidik telah ditunjuk oleh Kemensos dan dibekali dengan pembekalan teknis yang menekankan pada intelektual dan character building. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#Bupati Sragen Sigit Pamungkas #sragen #mondokan #Sekolah Rakyat