Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Dilahirkan Beberapa Jam sebelum Ditemukan, Begini Kondisi Terbaru Bayi Merah yang Dibuang di Atas Gerobak di Karangmalang Sragen

Ahmad Khairudin • Sabtu, 22 November 2025 | 21:20 WIB
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menggendong bayi yang ditemukan di Dukuh Lemahbang, Desa Plosokerep, Karangmalang, Sragen, Sabtu (22/11/2025).
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menggendong bayi yang ditemukan di Dukuh Lemahbang, Desa Plosokerep, Karangmalang, Sragen, Sabtu (22/11/2025).

RADARSOLO.COM - Sungguh tega orang tua yang membuang bayinya di Dukuh Lemahbang, Desa Plosokerep, Karangmalang, Sragen.

Bayi berkelamin laki-laki itu ditemukan di atas gerobak, Sabtu (22/11/2025) pagi.

Diperkirakan, bayi malang tersebut baru saja dilahirkan.

Penemuan bayi segera dilaporkan ke polisi dan tim medis.

 

Baca Juga: Ditinggalkan Begitu Saja di Gerobak, Tangis Bayi yang Baru Dilahirkan Gegerkan Warga Plosokerep Sragen

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari mengatakan, dari pemeriksaan tim medis, bayi dalam kondisi sehat.

"Alhamdulillah, bayi dalam kondisi sehat dan saat ini sudah berada di Puskesmas (Karangmalang). Berat badannya sekitar 2,5 kilogram," ujar kapolres.

Berdasarkan kondisi fisik, kata Dewiana, bayi diduga kuat dilahirkan beberapa jam sebelum ditemukan.

"Ini masih didalami, namun estimasi bayi lahir sekitar jam 3 pagi, atau satu jam sebelum ditemukan," tambahnya.

Sementara itu, Polres Sragen melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap siapa orang tua yang tega membuang darah dagingnya sendiri. 

Diberitakan sebelumnya, Maryono, warga Dukuh Lemahbang, Desa Plosokerep, Karangmalang, Sragen mendengar tangis bayi sekitar pukul 04.00.

Rasa penasaran mendorongnya untuk memeriksa sumber suara.

Baca Juga: Jangan Cuma Andalkan Jas Hujan! Ini 7 Perlengkapan Wajib Bikers Jawa Tengah Biar Tetap Aman di Musim Hujan

Betapa terkejutnya Maryono melihat bayi diletakkan begitu saja di atas sebuah gerobak di teras rumahnya.

Tanpa pikir panjang, Maryono segera memanggil tetangganya, Sri Muryani, 48, dan Tutik, 50.

Dengan sigap, warga mengevakuasi bayi malang tersebut ke dalam rumah untuk dibersihkan dan ditenangkan.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke pihak berwenang. (din)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#kondisi #Desa Plosokerep #sragen #karangmalang #bayi dibuang #kapolres