Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Heboh! Situs Pemkab Sragen Dibobol Lapak Taruhan Online

Ahmad Khairudin • Rabu, 7 Januari 2026 | 15:14 WIB
Situs resmi Pemkab Sragen yang diretas penyedia taruhan online asal Thailand. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Situs resmi Pemkab Sragen yang diretas penyedia taruhan online asal Thailand. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Marwah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen tercoreng menyusul keberhasilan peretas menyusupkan situs taruhan online ke laman resmi pemerintah daerah.

Insiden ini memicu gelombang kritik pedas dan kekhawatiran publik mengenai seberapa rapuh perlindungan data warga yang dikelola negara.

​Kejadian yang berlangsung pada akhir pekan lalu itu seketika menjadi buah bibir. Taruhan online Thailand sempat mengambil alih situs pemkab Sragen.

Bukan tanpa alasan, situs publik yang seharusnya menjadi sumber informasi tepercaya justru berubah menjadi "etalase" aktivitas ilegal yang meresahkan masyarakat.

​Meski diklaim sudah kembali normal, insiden ini meninggalkan catatan merah bagi pemerintah.

Perbaikan pasca-kejadian dianggap tidak cukup jika tidak dibarengi dengan penguatan sistem preventif yang mumpuni.

​Kondisi ini memantik reaksi keras dari Sekretaris KNPI Sragen Roby Isnan Abdillah. Ia menilai pembobolan ini adalah bukti nyata lemahnya pertahanan siber yang dimiliki pemkab.

Menurutnya, pemerintah daerah sudah seharusnya diperkuat oleh tenaga profesional yang mampu menghalau serangan digital, bukan sekadar melakukan perbaikan setelah kerusakan terjadi.

”Situs publik seperti ini adalah wajah pemerintah. Kalau situs resminya saja bisa diretas dengan mudah, bagaimana dengan keamanan data penting lainnya? Ini sinyal bahaya bahwa data warga Sragen sedang tidak aman,” tegas Roby.

​Ia mendesak agar Pemkab Sragen segera melakukan evaluasi total terhadap kompetensi tim IT mereka.

Di era digital yang penuh ancaman, Roby mengingatkan agar aparatur yang bertugas tidak boleh terlena dan wajib terus meningkatkan keahliannya.

​Menanggapi kegaduhan tersebut, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sragen, Samsuri mengakui adanya celah keamanan tersebut.

Ia membenarkan bahwa situs Pemkab sempat dikuasai peretas pada Sabtu dan Minggu lalu.

”Benar (sempat diretas), tapi memang sudah normal, sudah diperbaiki," ujar Samsuri singkat saat dihubungi wartawan. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#Pemkab Sragen #situs #sragen #diskominfo #peretas #taruhan online