RADARSOLO.COM – Pemandangan berbeda terlihat di halaman Masjid Al Falah Sragen, Sabtu (14/2/2026) siang.
Deru mesin motor saling bersahutan, namun bukan dalam rangka balapan. Puluhan pengendara motor yang tergabung dalam Bikermu (Bikers Muhammadiyah) Sragen bersiap melakukan touring bertajuk Route to Muktamar 48.
Bukan sekadar jalan-jalan, kegiatan ini merupakan ajang pemanasan sekaligus misi dakwah komunitas.
Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sragen Ali Rosyidi mengungkapkan, rute kali ini akan menyisir lereng Gunung Lawu hingga bermalam di Genilangit, Magetan.
Para biker akan melintasi Sambirejo, Sine, Ngrambe, hingga Panekan dan berakhir di Genilangit untuk nge-camp sebelum melepas rombongan.
Menariknya, perjalanan ini juga menjadi momentum pengukuhan resmi Bikermu Chapter Sragen oleh pengurus pusat.
Touring sejauh ratusan kilometer ini ternyata hanyalah "menu pembuka". Pasalnya, Bikermu Sragen sedang menyiapkan ekspedisi besar menuju Muktamar Muhammadiyah di Medan pada tahun 2027 mendatang.
Ketua Bikermu Sragen Eko Wijiono menjelaskan, tidak semua anggota bisa langsung berangkat ke Medan.
Akan ada proses seleksi ketat yang berlangsung hingga akhir tahun untuk memilih 50 pengendara terbaik.
”Calon peserta wajib mengikuti empat rangkaian touring wajib, mulai dari Bali, Bromo, Pangandaran, hingga Baduy,” tegas Eko.
Syarat ini diberikan bukan tanpa alasan, melainkan untuk menguji ketahanan fisik dan mental para biker sebelum menempuh perjalanan ribuan kilometer ke Sumatera.
Bikermu membuktikan bahwa dakwah tidak melulu harus di atas mimbar. Dengan slogan "Dakwah Komunitas", organisasi di bawah Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) ini merangkul berbagai kalangan.
Saat ini, anggota Bikermu Sragen telah mencapai 160 orang yang berasal dari latar belakang profesi yang beragam.
”Ada mantan pegawai negeri, bahkan sekretaris saya pun masih aktif sebagai pegawai negeri perempuan. Banyak yang awalnya belum bergabung Muhammadiyah, akhirnya tertarik bergabung melalui komunitas motor ini,” tambah Eko.
Bagi masyarakat yang tertarik bergabung, Bikermu Sragen membuka posko pendaftaran di kantor PDM setempat.
Tak ada batasan jenis motor, karena bagi mereka, yang terpenting adalah semangat silaturahmi dan menyatukan gerakan dakwah di atas roda. (din/adi)
Editor : Adi Pras