Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Redam Gesekan, Pilkades PAW Tiga Desa di Sragen Digelar saat Ramadhan

Ahmad Khairudin • Minggu, 1 Maret 2026 | 16:45 WIB

Kabid Penataan dan Pembinaan Administrasi Desa Dinas PMD Sragen Heru Cahyono menunjukkan persiapan pilkades PAW. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Kabid Penataan dan Pembinaan Administrasi Desa Dinas PMD Sragen Heru Cahyono menunjukkan persiapan pilkades PAW. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Dinamika politik tingkat desa di Kabupaten Sragen memasuki babak baru.

Tiga desa yang selama ini dipimpin oleh penjabat (PJ) akan segera memiliki kepala desa (kades) definitif melalui mekanisme pemilihan kepala desa antar waktu (Pilkades PAW).

Uniknya, gelaran tersebut dijadwalkan berlangsung tepat di tengah suasana bulan suci Ramadhan.

Kepala Bidang Penataan dan Pembinaan Administrasi Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Sragen Heru Cahyono mengungkapkan, tahapan penetapan calon dan pengundian nomor urut telah rampung dilaksanakan.

Tiga desa yang akan menggelar hajat demokrasi tersebut adalah Desa Tegalombo (Kecamatan Kalijambe), Desa Bener (Kecamatan Ngrampal), dan Desa Suwatu (Kecamatan Tanon).

Dalam persaingan memperebutkan kursi kepemimpinan ini, sejumlah nama telah resmi ditetapkan sebagai calon tetap.

Di Desa Tegalombo, pertarungan akan mempertemukan Lia Astutik yang mendapatkan nomor urut 1 dengan Joko Sukismo di nomor urut 2.

Sementara itu, Desa Bener menampilkan persaingan tiga kandidat, yakni Sugiarto di nomor urut 1, Hariyatno nomor urut 2, dan Budi Santoso di nomor urut 3.

Tak kalah sengit, Desa Suwatu juga diikuti oleh tiga calon, yakni Suyap di nomor urut 1, Ahmad nomor urut 2, dan Saifudin Ma’arif yang mengantongi nomor urut 3.

”Rencananya akan digelar serentak pada Rabu (4/3/2026) mendatang. Meski bertepatan dengan bulan puasa, kami optimistis ini justru memberikan dampak positif,” ujar Heru saat berbincang mengenai persiapan PAW tersebut.

Menurutnya, pelaksanaan di tengah bulan suci Ramadhan dinilai bisa menjadi "peredam" gesekan antar pendukung sehingga tensi politik di lapangan tetap landai.

Secara teknis, pemungutan suara diprediksi akan berlangsung singkat karena hanya melibatkan unsur tokoh masyarakat sebagai pemilik hak suara.

Perwakilan pemungutan suara mulai dari BPD, RT, hingga tokoh agama. Dengan jumlah pemilih yang hanya berkisar di angka 40-an orang per desa.

Proses penghitungan suara diharapkan sudah tuntas sebelum waktu Duhur tiba.

”Kemungkinan mulai jam 09.00 pagi. Harapannya jam 12.00 sudah selesai. Kalau tidak tercapai mufakat, langsung voting dan itu prosesnya cepat,” jelas Heru. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#ngrampal #sragen #tanon #dinas pemberdayaan masyarakat #Pilkades PAW #Kalijambe