Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kunjungan Wisata Sragen Melonjak 37 Persen saat Libur Lebaran 2026, "Passport Javamen" Jadi Pendongkrak

Ahmad Khairudin • Senin, 30 Maret 2026 | 15:20 WIB

 

Pengunjung mancanegara melihat koleksi Museum Manusia Purba Sangiran di Kalijambe, Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Pengunjung mancanegara melihat koleksi Museum Manusia Purba Sangiran di Kalijambe, Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Geliat pariwisata di Kabupaten Sragen menunjukkan tren positif pada momentum libur Idul Fitri 2026.

Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Sragen mencatat adanya kenaikan jumlah kunjungan wisatawan yang signifikan mencapai 37 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.

Berdasarkan data yang dihimpun, perbandingan kunjungan wisata libur Lebaran periode 4–11 April 2025 dan 22–29 Maret 2026, terlihat adanya tren pertumbuhan yang sangat positif, khususnya pada destinasi unggulan berbasis warisan dunia dan pengembangan desa wisata.

Baca Juga: Bidik Wisatawan Luar Daerah, Pelaku Wisata Sragen Dorong Pemkab Perkuat Promosi

Kepala Disparpora Sragen Yusep Wahyudi mengungkapkan, berdasarkan data evaluasi hingga Minggu malam, total kunjungan wisatawan ke objek wisata yang dikelola pemerintah maupun desa wisata telah menembus angka 45.668 orang.

”Kami melihat ada antusiasme yang luar biasa. Hingga data terakhir masuk, ada 10.983 orang yang berkunjung ke objek wisata kelolaan pemkab, termasuk 123 turis mancanegara. Sementara itu, desa wisata justru menyumbang angka lebih besar yakni 23.702 pengunjung lokal,” ujar Yusep saat ditemui di ruang kerjanya Senin (30/3/2026).

Objek wisata warisan budaya dunia Museum Sangiran masih menjadi destinasi paling favorit dengan jumlah kunjungan mencapai lebih dari 5.000 orang dalam sepekan terakhir.

Baca Juga: Run In Village Vol 2 Dongkrak Sport Tourism di Karanganyar

Posisi berikutnya disusul oleh wisata New Kemukus dengan 2.000 lebih pengunjung, kemudian pemandian air panas Bayanan, dan kolam renang Kartika.

Yusep menambahkan, salah satu faktor kunci yang mendongkrak kunjungan tahun ini adalah inovasi strategi promosi yang dilakukan secara masif melalui media sosial dan program interaktif.

Terobosan yang paling mencuri perhatian wisatawan tahun ini adalah peluncuran Passport Javamen Challenge.

Baca Juga: Sukses Dirikan 11 SPPG, Kapolres Sragen Sabet Satyalancana Wira Karya

Program ini memberikan pengalaman baru bagi pengunjung dengan memberikan tantangan (challenge) di tiga titik utama, yakni Sangiran, Pasar Bahulak, dan SIKK.

”Kami cukup terkejut dengan antusiasmenya. Cetakan pertama sebanyak 1.000 paspor langsung ludes. Wisatawan sangat meminati experience mengumpulkan stempel tantangan ini. Ke depan, kami akan cetak lagi dengan desain lebih detail dan bekerja sama dengan pihak hotel agar wisatawan bisa long stay atau menginap minimal dua hari di Sragen,” jelasnya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#Pasar Bahulak #idul fitri #Museum Manusia Purba Sangiran #sangiran #sragen #New Kemukus