RADARSOLO.COM – Gelaran Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) yang dijadwalkan pada pertengahan tahun 2026 mulai memanaskan mesin organisasi di tingkat daerah.
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sragen menyatakan kesiapannya untuk menyambut momentum lima tahunan tersebut sebagai bagian dari tertib reorganisasi.
Ketua PCNU Sragen Sriyanto mengungkapkan, pelaksanaan muktamar merupakan hal yang sangat dinantikan oleh seluruh kader di daerah.
Menurutnya, agenda ini menjadi bukti berjalannya estafet kepemimpinan yang sehat di tubuh organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.
Baca Juga: Dua Desa di Sragen Bersitegang: Kades Gawan Sesalkan Aksi Sepihak Petani Jono Bongkar Irigasi
”Ini memang sudah kita tunggu-tunggu. Sudah waktunya dan memang sesuai dengan tertib reorganisasi lima tahunan,” ujar Sriyanto, Minggu (5/4/2026).
Terkait penunjukan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul sebagai Ketua Panitia Muktamar oleh PBNU, PCNU Sragen mengaku tidak mempersoalkan hal tersebut.
Sriyanto menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hak prerogatif PBNU yang harus dihormati oleh pengurus di tingkat cabang.
Baca Juga: Komitmen Cetak Generasi Berakhlak Mulia, Pemkab Karanganyar Berangkatkan Santri Kembali ke Ponpes
”Itu wewenang PBNU, bagi kami tidak ada masalah,” imbuhnya.
Meski pelaksanaan muktamar masih cukup waktu, konstelasi bursa calon Ketua Umum PBNU mulai terbaca di tingkat akar rumput.
Sriyanto mengakui sejumlah tokoh nasional sudah mulai menjalin komunikasi intensif dengan PCNU Sragen.
Beberapa nama yang mencuat di antaranya adalah KH Yusuf Chudlori (Gus Yusuf) dari Magelang serta KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) dari Jombang.
Sriyanto menyebut komunikasi tersebut merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi yang demokratis.
”Beberapa sudah berkomunikasi dengan kami, seperti Gus Yusuf. Beliau punya visi dan misi yang bagus. Komunikasi juga terjalin dengan Gus Salam dari Jombang,” ungkapnya.
Baca Juga: Janji Manis Normalisasi Belum Terealisasi, Petani Jono Sragen Bongkar Saluran Irigasi
Namun demikian, PCNU Sragen hingga kini belum menentukan arah dukungan secara resmi.
Sriyanto menilai kondisi saat ini masih sangat dinamis dan NU memiliki stok kader mumpuni yang melimpah untuk memimpin di masa depan.
Guna menyamakan persepsi, PCNU Sragen berencana mengumpulkan seluruh Majelis Wakil Cabang (MWC) NU di tingkat kecamatan menjelang pelaksanaan Muktamar nanti.
Baca Juga: Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Terjang Empat Kecamatan di Karanganyar
Namun, Sriyanto menekankan bahwa pertemuan tersebut bukan sekadar ajang dukung-mendukung tokoh tertentu.
”Kami akan kumpulkan MWC NU nanti. Fokusnya bukan sekadar mendengar usulan tokoh-tokoh calon saja, melainkan juga merumuskan program kerja yang baik untuk dibawa ke Muktamar demi kemaslahatan warga NU,” tandasnya. (din/adi)
Editor : Adi Pras