Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Muscab PKB Sragen Memanas, 11 Nama Masuk Bursa Calon Ketua

Ahmad Khairudin • Senin, 20 April 2026 | 19:41 WIB
Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Sragen mengusulkan 11 nama untuk masuk bursa calon ketua. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Sragen mengusulkan 11 nama untuk masuk bursa calon ketua. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Tensi politik di Hotel Surya Sukowati meningkat tajam pada Senin (20/4/2026). Bukan hanya karena cuaca yang menyengat, namun juga lantaran dinamika Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PKB Sragen yang berlangsung cukup alot.

Agenda utama untuk menentukan nakhoda baru partai berlambang bola dunia tersebut memunculkan sederet nama potensial.

Setelah melalui diskusi panjang dengan tensi tinggi, rapat akhirnya memutuskan daftar kandidat yang akan bertarung memperebutkan kursi ketua DPC PKB Sragen.

Baca Juga: Hari Kartini, Istri Ketua DPRD Jateng Sumanto Ajak Siswa di Sragen Kenang Jasa Guru yang Terabaikan

Tercatat ada 11 nama yang muncul, baik dari hasil pemetaan pusat maupun usulan akar rumput. Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat enam nama yang masuk melalui hasil pemetaan DPP PKB.

Nama-nama tersebut antara lain Ahmad Budi Ridwani (Ketua DPC demisioner), Nur M. Sugiarto (Sekretaris DPC demisioner).

Kemudian Endro Supriadi, (Bendahara DPC demisioner), Suroto (Wakil Bupati Sragen), Muslim (Wakil Ketua DPRD Sragen), Amelia Suciani (FPKB).

Baca Juga: Puluhan Sekolah di Karanganyar Rusak, Ratusan Guru Kosong: DPRD Minta Aksi Nyata

Sementara itu, peserta Muscab tidak tinggal diam dengan menyodorkan lima nama tambahan sebagai usulan dari bawah.

Di antaranya Hardi (Ketua DPAC Gesi), Mukafi Fadli(Sekretaris Dewan Syuro DPC), Fathurrohman (ketua Fraksi PKB), Bombom Lukito Samudro (Gus Bombong - FPKB) dan M. Bahrul Mustawa (Gus Tawa - FPKB).

Wakil Ketua DPW PKB Jawa Tengah Bidang Pemenangan Pemilu, Muhaimin, menjelaskan bahwa PKB kini menerapkan "jalan tengah" dalam proses pemilihan.

Baca Juga: DPRD Sragen Soroti Aset Mangkrak Pemkab, Usul Eks Rumdin Bupati Jadi Kafe

Jika dulu Ketua DPC dipilih langsung oleh ketua-ketua tingkat kecamatan (DPAC), kini mekanisme lebih mengedepankan musyawarah dan seleksi kompetensi.

”Dinamika Muscab di akar rumput PKB dari dulu selalu menarik. Kita ingin semua usulan masuk, lalu ditampung DPP untuk dilaksanakan uji kompetensi dan kelayakan oleh DPW dan DPP," ujar Muhaimin di lokasi Muscab.

Dia menambahkan, tim pendahulu dari DPW telah melakukan riset mendalam terkait rekam jejak para kader. Serta menggali informasi dari berbagai pemangku kepentingan sebelum nama-nama tersebut diumumkan.

Baca Juga: Wabup Karanganyar Murka, Banyak Pejabat Absen di Rapat Paripurna LKPJ 2025

Dia menjelaskan muscab serentak di Jawa Tengah ini dijadwalkan rampung pada hari ini, dengan Sukoharjo menjadi daerah terakhir yang menggelar rapat Senin malam. Bagi PKB Sragen, konsolidasi internal menjadi harga mati untuk menyongsong Pemilu 2029.

Muhaimin menegaskan, PKB Sragen memiliki target yang realistis namun tetap optimistis. Saat ini, PKB mengantongi enam kursi di parlemen Sragen. Ke depan, mereka membidik kenaikan jumlah kursi minimal 30 persen.

"Target kita kursi naik. Dari enam kursi saat ini, setidaknya minimal harus jadi delapan atau sembilan kursi agar bisa terus mengawal pemerintahan eksekutif di Kabupaten Sragen," tandasnya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#PKB Sragen #Suroto #sragen #muscab #Endro Supriyadi