Kampanye Hidup Bersih, Warga Gondang Sragen Gencarkan Program Jumpalitan: Ini Artinya


RADARSOLO.COM – Semangat guyub rukun di Kabupaten Sragen coba dipompa kembali oleh Pemerintah Kecamatan Gondang.
Bukan dengan cara formalitas di balik meja, melainkan melalui gerakan fisik bertajuk Jumpalitan (Jumat Pagi Kerja Bhakti Lingkungan di Kecamatan Gondang). Upaya ini untuk mencegah lingkungan kumuh dan ancaman penyakit.
Program tersebut bukan sekadar agenda sapu jalanan biasa. Jumpalitan dirancang sebagai gerakan kolaboratif yang melibatkan "tiga pilar" plus masyarakat.
Pantauan di lapangan, mulai dari jajaran ASN kecamatan, personel TNI-Polri, petugas Puskesmas, hingga warga desa kompak terjun ke selokan dan titik-titik rawan sampah sejak matahari baru saja menampakkan diri.
Camat Gondang Heru Susanto mengungkapkan, pemilihan nama Jumpalitan memang sengaja dibuat nyentrik.
Tujuannya agar program ini lebih nempel di ingatan warga dan tidak terkesan kaku. Menurutnya, ada urgensi kesehatan di balik gerakan ini, terutama menghadapi ancaman demam berdarah (DB).
”Kami ingin menghidupkan kembali roh gotong royong yang menjadi ciri khas warga Sragen. Dengan Jumpalitan, kita tidak hanya membersihkan lingkungan untuk mencegah penyakit seperti DB, tapi juga mempererat silaturahmi antarwarga dan pemerintah,” ujar Heru.
Dia menambahkan, titik fokus gerakan ini adalah normalisasi drainase yang mampet serta pembersihan fasilitas publik yang sering terabaikan.
Heru tak ingin kerja bakti hanya menjadi seremoni, melainkan aksi nyata yang dampaknya langsung dirasakan masyarakat.



