RADARSOLO.COM – Manajemen PT Combine Will Industrial Indonesia (CWII) buka suara terkait kegaduhan yang terjadi dalam rapat koordinasi bersama Komisi IV DPRD Sragen, Senin (4/4/2026).
Melalui keterangan resminya, pabrik boneka yang berlokasi di Masaran, Sragen ini memberikan klarifikasi terkait badai pemutusan hubungan kerja (PHK) dan prosedur pemeriksaan kesehatan yang menjadi sorotan tajam legislatif.
IDN Legal and Relationship Manager PT CWII, Vonnie Tantony mengungkapkan, penyesuaian jumlah tenaga kerja yang terjadi belakangan ini tidak lepas dari dinamika industri global.
Baca Juga: Satgas TMMD Kodim 0725 Sragen Borong Jamu Keliling, Bukti Kedekatan TNI dengan Rakyat
Ia menyebut perlambatan ekonomi musiman, ketegangan geopolitik, hingga meroketnya harga bahan baku menjadi faktor utama yang mengguncang stabilitas operasional perusahaan.
”Saat ini kami terus berkomunikasi dengan pelanggan dan menjajaki peluang kerja sama baru. Harapannya, kondisi usaha membaik sehingga angka penyerapan tenaga kerja bisa kembali ditingkatkan,” ujar Vonnie, Selasa (5/5/2026).
Terkait pemangkasan ratusan buruh yang dituding dilakukan sepihak tanpa pesangon, manajemen membantah hal tersebut.
Baca Juga: Siap-Siap, 30 Kendaraan Operasional KDMP Tiba di Karanganyar
Vonnie mengklaim seluruh proses pengakhiran hubungan kerja telah mengacu pada koridor regulasi yang berlaku.
Perusahaan menyatakan telah menuntaskan kewajiban sesuai kesepakatan yang dicapai dengan para karyawan.
Bahkan, manajemen menegaskan seluruh dokumentasi dan laporan terkait proses PHK tersebut telah diserahkan secara transparan kepada Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sragen.
”Perusahaan telah menjalankan kewajiban yang timbul sesuai ketentuan dan kesepakatan yang ada,” imbuhnya.
Terkait tes fisik, dia menjelaskan pemeriksaan kesehatan sebenarnya merupakan prosedur standar di industri padat karya untuk mendukung aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta mencegah penularan penyakit di lingkungan pabrik.
Kendati demikian, manajemen mengakui adanya celah dalam implementasi di lapangan. Saat ini, PT CWII tengah melakukan investigasi internal besar-besaran terhadap prosedur tersebut.
Baca Juga: Relawan SAR Gabungan di Karanganyar Dibekali Keterampilan Jungle Rescue
”Kami melakukan perbaikan berkelanjutan. Jika ditemukan hal yang perlu disesuaikan, perusahaan akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan,” tegasnya. (din/adi)
Editor : Adi Pras