Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

HUT Bhayangkara ke-80 Polres Sragen: Kapolres Ingatkan Bahaya Kejahatan Siber

Ahmad Khairudin • Rabu, 1 Juli 2026 | 11:18 WIB

 

Atraksi drum band dalam peringatan HUT Bhayangkara ke-80 di Polres Sragen, Rabu (1/7/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Atraksi drum band dalam peringatan HUT Bhayangkara ke-80 di Polres Sragen, Rabu (1/7/2026). (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 di Polres Sragen berlangsung dengan gegap gempita, Rabu (1/7/2026).

Upacara megah yang digelar di Lapangan Wira Pratama Mapolres Sragen tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.

Tidak sekadar seremonial, momentum delapan dekade korps baju cokelat ini dikejutkan oleh aksi memukau dari ratusan pelajar.

Baca Juga: SMPN 2 Karangpandan Terbakar, Diduga Dipicu Korsleting Audio Amplifier

Hadir dalam upacara tersebut Wakil Bupati Sragen Suroto mewakili Bupati Sragen Sigit Pamungkas, Ketua DPRD Sragen Suparno, jajaran Forkopimda, perwakilan TNI Kodim 0725/Sragen, hingga jajaran terpadu pengamanan perguruan silat.

Di balik kemeriahan yang tersaji, ada pesan krusial yang digarisbawahi oleh Kapolres Sragen.

Usai membacakan amanat Kapolda Jawa Tengah, AKBP Dewiana mengingatkan bahwa tantangan Polri ke depan tidak lagi sekadar konvensional, melainkan bertransformasi ke ruang digital.

Baca Juga: SPMB di Sragen Tercoreng Isu Siswa Titipan via Surat Wakil Bupati

"Tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks. Mulai dari kejahatan siber penipuan daring, judi online, hingga penyebaran hoaks yang berkembang sangat pesat seiring kemajuan teknologi," tegas Dewiana.

Menanggapi fenomena tersebut, srikandi nomor satu di Polres Sragen ini melempar alarm kewaspadaan tinggi kepada seluruh lapisan masyarakat Sragen.

Dia menegaskan bahwa ruang siber kini telah menyusup ke seluruh sendi kehidupan, mulai dari sektor pendidikan hingga ekonomi.

Baca Juga: Belasan Ribu Siswa di Karanganyar Terima PIP Rp 7,7 Miliar

"Kita tidak bisa pungkiri bahwa saat ini kita hidup di era digital. Karena itu, edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat harus masif dilakukan," ujarnya.

Kapolres meminta warga Bumi Sukowati untuk tidak mudah tergiur oleh berbagai kedok penawaran di jagat maya. 

"Masyarakat benar-benar harus bijak bermedia sosial. Jangan mudah terpengaruh dan mempercayai penawaran apa pun yang sifatnya melalui media sosial atau teknologi informasi. Saring sebelum sharing, lakukan cross-check mendalam agar tidak menjadi korban kejahatan siber berikutnya," cetusnya.

Baca Juga: 90 Personel Polres Sragen Naik Pangkat, Dapat Pesan Khusus terkait Kelestarian Lingkungan

Selain ancaman siber yang bersifat global, Kapolres Sragen juga membeberkan potret tantangan kamtibmas yang bersifat lokal di wilayah hukum Sragen.

Kabupaten yang berbatasan langsung dengan provinsi Jawa Timur ini dikenal memiliki basis massa perguruan silat yang sangat besar.

"Seperti kita tahu, mayoritas masyarakat Sragen juga merupakan warga pesilat. Pada momen-momen tertentu, seperti kegiatan pengesahan beberapa perguruan silat, ini tentu menjadi tantangan tersendiri bagi kami," ungkap Dewiana.

Baca Juga: Kejari Karanganyar Segera Lengkapi Berkas Dugaan Korupsi Retribusi PKL, Tegaskan AM Dikeluarkan dari Tahanan Bukan Bebas

Namun, berkaca pada pengamanan ketat yang sukses dilakukan baru-baru ini, Polres Sragen optimistis mampu menjaga kondusivitas.

Kuncinya adalah memastikan seluruh rangkaian kegiatan tradisi pesilat tersebut berjalan aman tanpa sedikit pun mengusik kenyamanan warga Sragen lainnya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#Wakil Bupati Sragen Suroto #Bupati Sragen Sigit Pamungkas #hari bhayangkara #Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari #polres sragen