Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Gaya Hidup Photo

Pimpinan Cabang GP Ansor Sragen Dilantik, Desak Pengesahan Perbup Pesantren

Ahmad Khairudin • Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

 

Pengurus baru GP Ansor Sragen periode 2025–2029 dilantik. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Pengurus baru GP Ansor Sragen periode 2025–2029 dilantik. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Wajah masa depan Nahdlatul Ulama (NU) di Sragen resmi berganti nakhoda. Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Sragen masa khidmat 2025–2029 resmi dilantik dalam sebuah inaugurasi khidmat.

Di bawah komando ketua terpilih yang baru, Robby Isnan Abdillah, badan otonom pemuda NU ini langsung tancap gas. Mereka menegaskan komitmennya sebagai pelopor pergerakan sekaligus mengawal penuh kebijakan pro-pesantren.

Robby Isnan Abdillah menegaskann GP Ansor adalah cerminan masa depan NU. Sebagai motor penggerak, pemuda Ansor dituntut mutlak menjadi pelopor dalam setiap lini pergerakan masyarakat.

Baca Juga: KPU Karanganyar Gembleng Pemilih Pemula Lewat Komite Milkoi

Namun, fokus terdekat mereka bukan sekadar konsolidasi internal, melainkan sebuah misi besar yang telah dikawal sejak periode sebelumnya.

Salah satu poin krusial yang ditegaskan Robby adalah keberpihakan mutlak GP Ansor terhadap eksistensi pondok pesantren di Sragen.

Dia mengingatkan kembali perjuangan panjang organisasi yang secara konsisten mengawal isu pesantren sejak 2021 hingga 2026 lalu.

Baca Juga: Pemkab Sragen Siapkan Guru Tamu untuk Sekolah Rakyat

Kini, setelah kepengurusan baru resmi dilantik, Ansor Sragen mengirimkan sinyal kuat kepada pemerintah daerah.

Mereka mendesak agar Peraturan Bupati (Perbup) terkait fasilitasi pesantren/madrasah bisa segera disahkan oleh Pemkab Sragen.

”Dari 2021 hingga 2026, kami konsisten mengawal isu pondok pesantren. Kami mohon doa restunya untuk terus memperjuangkan visi ini. Semoga setelah pelantikan ini, Perbup (Pesantren) bisa segera disahkan oleh Pemkab Sragen. Ini adalah wujud nyata keberpihakan GP Ansor pada pondok pesantren,” tegas Robby.

Baca Juga: Sambut MPLS, Disdikbud Karanganyar Larang Keras Perpeloncoan dan Kekerasan

Sementara, Bupati Sragen Sigit Pamungkas yang hadir dalam pelantikan tersebut memberikan ucapan selamat sekaligus tantangan baru bagi kepengurusan GP Ansor yang baru.

Selain mendoakan agar pengurus bersikap amanah, Bupati Sigit menyambut baik visi Ansor untuk menjadi organisasi yang mandiri dan membawa maslahat bagi masyarakat luas.

Bupati membeberkan bahwa Pemkab Sragen saat ini tengah fokus pada program transformasi masyarakat tertinggal agar mereka bisa ikut menikmati kue pembangunan.

Baca Juga: Pemkab Sragen Siapkan Guru Tamu untuk Sekolah Rakyat

Salah satu program unggulan yang diusung adalah Masjid Berdaya—sebuah konsep agar tempat ibadah memiliki amal usaha mandiri yang mampu menghidupi lingkungan sekitarnya.

”GP Ansor harus punya kemandirian ekonomi dan harus memiliki amal usaha sendiri. Banyak sekali peluang dan akses yang bisa dimanfaatkan untuk membangun kemandirian tersebut,” ujar Bupati Sigit.

Tak tanggung-tanggung, Bupati juga menyarankan agar GP Ansor tidak ragu membangun sinergi lintassektoral demi mewujudkan kemandirian ekonomi tersebut, termasuk berkolaborasi dengan para tokoh politik lokal. (din/adi)

Editor : Adi Pras
#nu #Bupati Sragen Sigit Pamungkas #sragen #PCNU Sragen #GP Ansor Sragen