Gerindra Sragen Yakin Sudaryono Mampu Solusi Problem MBG

Ahmad Khairudin • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 19:34 WIB

 

Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah Sudaryono saat rakor internal partai di Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah Sudaryono saat rakor internal partai di Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Penunjukan Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) disambut optimistis jajaran pengurus di daerah.

DPC Gerindra Sragen meyakini mantan Wakil Menteri Pertanian itu mampu membenahi sekaligus memperkuat pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).

Sebagaimana diketahui, Sudaryono resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Kepala BGN definitif di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Ia menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri.

Baca Juga: PG Mojo Sragen Disidak DPRD, Buntut Keluhan Debu dan Limbah

Ketua DPC Partai Gerindra Sragen Wahyu Dwi Setyaningrum menegaskan, latar belakang Sudaryono menjadi modal krusial dalam memimpin BGN.

"Kami percaya Pak Sudaryono mampu melakukan pembenahan menyeluruh. MBG ini program yang sangat strategis karena menyangkut kualitas generasi mendatang," ujar Wahyu, Jumat (24/7/2026).

Wahyu yang juga Wakil Ketua DPRD Sragen tersebut tidak menampik masih ada sejumlah catatan dalam implementasi MBG di lapangan.

Baca Juga: Pipa Hidrolis Patah, Truk PJL Alami Laka Tunggal di Jalur Solo – Sragen, Polres Karanganyar Berlakukan Jalur Contraflow

Mulai dari urusan tata kelola, rantai distribusi, hingga teknis operasional. Namun, ia optimistis berbagai persoalan itu bakal segera terurai di bawah komando Sudaryono.

"Evaluasi yang ada pasti langsung ditindaklanjuti. Ke depan, kami yakin MBG berjalan lebih profesional, akuntabel, dan benar-benar tepat sasaran," tegasnya.

Pengalaman Sudaryono di Kementerian Pertanian juga dinilai menjadi poin plus yang sangat vital.

Baca Juga: Kejar Target Belanja Pegawai 30 Persen, Pemkab dan DPRD Sragen Susun Skenario Efisiensi hingga 2029

Sebab, keberhasilan program MBG amat bergantung pada keterjaminan pasokan bahan pangan secara berkelanjutan.

"MBG bukan sekadar bagi-bagi makanan, tapi ada ekosistem rantai pasok yang melibatkan petani dan peternak lokal. Pengalaman beliau di Kementan tentu sangat relevan untuk memastikan kualitas pangan tetap terjaga," pungkasnya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
Mbg gerindra sragen SUDARYONO DPRD Sragen BGN