Polres Sragen Dalami Kasus Keributan di Hajatan, Buka Peluang Restorative Justice

Ahmad Khairudin • Dipublikasikan Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:16 WIB
Ilustrasi penganiayaan. (JawaPos.com)
Ilustrasi penganiayaan. (JawaPos.com)

RADARSOLO.COM – Polres Sragen mendalami pengaduan masyarakat terkait dugaan tindak kekerasan saat pentas hiburan di salah satu hajatan wilayah Kecamatan Ngrampal.

Kasus tersebut kini berada dalam tahap penyelidikan guna menentukan unsur pidana di dalamnya.

”Itu kasusnya sudah diadukan ke kami dan prosesnya masih dalam ranah penyelidikan, ya. Tugas kami sebagai output dari pada respons aduan itu adalah gelar perkara untuk menentukan apakah ada unsur tindak pidana. Manakala nanti ada unsur tindak pidana, kita tingkatkan ke proses penyidikan untuk kemudian kita tetapkan tersangkanya,” ujar Kasat Reskrim Polres Sragen AKP Agus Catur Yudo Praseno, Selasa (25/8/2026).

Baca Juga: Kostum Unik Karnaval Warga Girimulyo Ngargoyoso, Jadi Daya Tarik Wisata

Lebih lanjut, pihak kepolisian memberikan imbauan agar masyarakat maupun penyelenggara acara selalu mematuhi regulasi yang berlaku. Termasuk peraturan daerah (perda) yang mengatur tata cara pelaksanaan hiburan dan keramaian.

Menurut AKP Catur, pengabaian terhadap aturan sejak awal perizinan dapat menjadi indikasi awal adanya niat jahat atau mens rea.

”Kalau misalkan awal mulanya sudah ada mens rea tidak mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan dan mengabaikan, tentunya itu akan menjadi titik awal bagi kepolisian untuk menemukan sebuah mens rea. Artinya, dari awal sudah tidak ada kepatuhan terhadap hukum yang berlaku. Dan ini akan menjadi pendalaman kita,” tegasnya.

Baca Juga: Proyek Glowingisasi Trotoar Sragen Ancam Jaringan Air Bersih, PDAM Kawal Agar Tak Merusak Pipa

Pihaknya membuka peluang penyelesaian perkara melalui mekanisme keadilan restoratif atau restorative justice (RJ). Sebagai informasi, kejadian tersebut di Desa Klandungan, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Minggu (9/8/2026) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Tampak suasana memanas ketika beberapa penonton terlibat keributan. Sebuah kursi plastik warna hijau terlihat dilempar ke arah pemain musik. Sejumlah warga dan tamu di lokasi langsung berusaha meredam situasi agar kericuhan tidak semakin meluas. (din/adi)

 

Editor : Adi Pras
keributan hajatan ngrampal sragen polres sragen