Pabrik Mebel Milik Jokowi di Sragen Terbakar, Dipicu Pipa Oli Bocor

Ahmad Khairudin • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 14:55 WIB
Upaya pemadaman pabik mebel milik Jokowi di Dukuh Wonosari, Desa Sambirembe, Kecamatan Kalijambe, Sragen, Selasa (15/9/2026) malam. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Upaya pemadaman pabik mebel milik Jokowi di Dukuh Wonosari, Desa Sambirembe, Kecamatan Kalijambe, Sragen, Selasa (15/9/2026) malam. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Insiden kebakaran melanda dua tempat berbeda di wilayah Kabupaten Sragen dalam kurun waktu kurung dari 24 jam.

Selain pabrik mebel milik Presiden Ke-7 RI Joko Widodo di Kecamatan Kalijambe, si jago merah juga melahap sebuah rumah warga di Kecamatan Mondokan.

Peristiwa pertama melanda pabrik mebel PT Rakabu Sejahtera di Dukuh Wonosari, Desa Sambirembe, Kecamatan Kalijambe, Selasa (15/9/2026) malam.

Kebakaran di pabrik milik Jokowi tersebut dipicu oleh kebocoran pipa oli pada mesin oven pemanas kayu.

Baca Juga: Kapolres Sragen: Keselamatan Berlalu Lintas Masuk Kurikulum Wajib SMP

Insiden bermula sekitar pukul 20.00 WIB. Seorang karyawan yang tengah bertugas dikejutkan oleh munculnya titik api di area mesin boiler pengering kayu.

Awalnya, kobaran api terlihat kecil. Karyawan setempat sempat berupaya melakukan pemadaman mandiri menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan jaringan hidran internal pabrik.

Namun, upaya pemadaman yang berlangsung hampir dua jam tersebut tak kunjung membuahkan hasil.

Api justru kian membesar dan sulit dikendalikan. Sekitar pukul 22.43 WIB, pengelola pabrik akhirnya menghubungi Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Sragen untuk meminta bantuan.

Baca Juga: Pemkab Karanganyar Siapkan Rp 9 Miliar untuk Pilkades di 144 Desa

Kabid Damkar Satpol PP Sragen Tommy Isharyanto menjelaskan, pihaknya langsung menerjunkan personel dan armada unit pemadam begitu mendapat laporan.

”Kami mengerahkan armada Double Cabin dan Unit 04 ke lokasi. Pemadaman hingga pendinginan memakan waktu sekitar 1,5 jam dengan menghabiskan kurang lebih 14.000 liter air,” terang Tommy, Rabu (16/9/2026) dini hari.

Proses pemadaman baru dinyatakan rampung sepenuhnya pukul 00.30 WIB. Meski sempat memicu kepanikan para pekerja, dipastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut.

Baca Juga: Dua Rival Margo Sukowati Ditahan Polres Sragen, Ini Pasal yang Dikenakan

Nilai kerugian materiil akibat kerusakan mesin pengering hingga kini masih dihitung oleh pihak manajemen.

Selang beberapa jam kemudian, musibah serupa menimpa Suyatmi, warga Dukuh Duwet, Desa Sumberejo, Kecamatan Mondokan, Rabu (16/9/2026) pagi. Rumah berukuran 8 x 12 meter milik Suyatmi ludes dilalap api sekitar pukul 08.00 WIB.

Saksi mata, Amjeli Kustya, mengaku baru menyadari kebakaran saat hendak menjemur pakaian di depan rumah.

Ketika kembali ke dalam, ia kaget melihat api sudah membesar dan menguasai area kamar di sisi barat. Bangunan rumah yang mayoritas berbahan kayu dan bambu membuat api berkobar sangat cepat.

Baca Juga: Sejumlah Bankeu Desa di Karanganyar Dicoret, Dispermades Beberkan Penyebabnya

Warga sekitar sempat bergotong-royong memadamkan api secara manual sebelum dua unit mobil Damkar tiba 30 menit kemudian. Kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan, namun area rumah seluas 6 x 8 meter beserta isinya tak terselamatkan.

Kapolsek Mondokan Iptu Irwan Marviyanto mewakili Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari menyebutkan, sejumlah barang berharga ikut hangus.

Di antaranya satu unit sepeda motor Honda Beat, uang tunai Rp300 ribu, perhiasan emas, televisi 32 inci, serta dokumen-dokumen penting. Total kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta.

”Dari olah TKP awal dan keterangan saksi, kebakaran diduga kuat akibat korsleting arus listrik pada stop kontak kamar. Sebelumnya, stop kontak tersebut memang sempat mengeluarkan percikan api,” ungkap Iptu Irwan. (din/adi)

Editor : Adi Pras
kebakaran sragen mebel joko widodo Kalijambe