ODGJ Mengamuk, Tiga Warga Tangkil Sragen Luka

Ahmad Khairudin • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 16:56 WIB

 

Penanganan ODGJ mengamuk di Tangkil, Kecamatan Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Penanganan ODGJ mengamuk di Tangkil, Kecamatan Sragen. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

 

RADARSOLO.COM – Keheningan Kampung Karanggungan, Desa Tangkil, Kecamatan Sragen Kota mendadak pecah, Senin pagi (14/9/2026).

Warga RT 02 RW 01 panik usai Teguh Santoso, 34, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengamuk di dalam rumahnya. Pria tersebut bahkan mengayunkan senjata tajam hingga melukai tiga orang.

Kapolsek Sragen Kota AKP Teguh Purwoko menjelaskan, pukul 09.10 WIB, tim gabungan merapat ke tempat kejadian perkara (TKP). Proses evakuasi yang semula dirancang persuasif berlangsung mencekam.

Baca Juga: Cegah Karhutla Gunung Lawu Merembet ke Karanganyar, Siagakan Tim di Hutan Lindung

Teguh yang memegang senjata tajam jenis pedang melakukan perlawanan sengit saat petugas dan warga berupaya mengamankannya.

Sabetan senjata tajam dari tangan Teguh sempat melukai tiga warga yang ikut membantu proses penanganan di lokasi.

Masing-masing adalah Sri Widodo, 52, yang mengalami luka robek 2 centimeter (cm) di lengan bawah kiri.

Baca Juga: Diduga Belum Mengantongi Izin, Aktivitas Pengerukan Lahan di Jenar Sragen Disorot

Kemudian Ardyan Widiatmoko, 35, mengalami luka robek 1 cm di telapak kaki kanan, serta Suparmin Hadi Suprapto, 64, yang menderita luka robek sepanjang 6 cm di lengan bawah kanan.

”Ketiganya harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit,” ujarnya, kemarin (17/9).

Melalui pendekatan terukur dan kerja sama solid tim gabungan, Teguh akhirnya berhasil dilumpuhkan dan dievakuasi tanpa korban jiwa lanjutan.

Baca Juga: Pabrik Mebel Milik Jokowi di Sragen Terbakar, Dipicu Pipa Oli Bocor

Petugas mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian. Meliputi dua bilah pedang, satu ditarik langsung dari tangan Teguh dan satu lagi ditemukan di dalam rumah. Serta sebatang balok kayu sepanjang satu meter.

”Yang bersangkutan memiliki riwayat gangguan jiwa dan sebelumnya pernah menjalani perawatan di RSJD Surakarta. Pasca-evakuasi, yang bersangkutan langsung dirujuk ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen untuk penanganan medis dan penanganan psikologis lebih lanjut,” bebernya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
sragen RSJD Surakarta senjata tajam odgj RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen