PSHT Sragen Komitmen Dukung Penuh Pemecahan Rekor MURI

Ahmad Khairudin • Dipublikasikan Kamis, 22 Oktober 2026 | 18:52 WIB
Ketua Cabang PSHT Sragen Suwanto (kanan) beri keterangan terkait rencana acara Festival Pendekar Nusantara. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)
Ketua Cabang PSHT Sragen Suwanto (kanan) beri keterangan terkait rencana acara Festival Pendekar Nusantara. (Ahmad Khairudin/Radar Solo)

RADARSOLO.COM – Pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sragen memberikan klarifikasi tegas terkait isu yang sempat beredar mengenai rencana ketidakhadiran mereka dalam rangkaian acara Festival Pendekar Nusantara.

Sempat dikabarkan akan menarik diri, PSHT Cabang Sragen memastikan bahwa mereka tetap berkomitmen penuh untuk mendukung dan menyukseskan acara pemecahan Rekor MURI gerak kolosal yang melibatkan 17 perguruan silat di Kabupaten Sragen.

Ketua Cabang PSHT Sragen Suwanto menjelaskan, keputusan ini diambil dengan mengedepankan kepentingan yang lebih besar di atas ego pribadi maupun kelompok.

Baca Juga: Masa Jabatan Berakhir Akhir Tahun, DPRD Sragen Ingatkan BPD Segera Susun LPJ Akhir Jabatan

Menurutnya, pemecahan rekor MURI ini melibatkan 17 perguruan, sehingga jika ada satu pihak yang menarik diri, dikhawatirkan dapat berdampak pada kegagalan acara secara keseluruhan.

”Kami tidak ingin MURI Kabupaten Sragen gagal. Oleh karena itu, pemecahan MURI tetap harus kita dukung maksimal dan kita risiko,” ujarnya, Kamis (22/10/2026).

Selain mendukung pemecahan rekor MURI, PSHT Cabang Sragen juga menyatakan kesiapannya untuk berpartisipasi dalam kegiatan karnaval, serta pengisian stan dan penampilan dalam ajang Serawung Silat maupun Gerak Silat.

Pihak pengurus menegaskan bahwa keikutsertaan stan mereka nantinya akan lebih difokuskan pada kegiatan edukasi untuk memberikan informasi yang baik kepada masyarakat luas.

Baca Juga: Dukung Pendidikan Keagamaan dan Ekonomi Umat, Pemkab Karanganyar Kucurkan Rp 970 Juta di Hari Santri Nasional

Pihak PSHT Sragen juga menyampaikan apresiasi kepada rekan-rekan media yang telah meluangkan waktu untuk meliput dan menyebarkan informasi yang objektif kepada masyarakat.

Melalui langkah ini, PSHT Sragen berharap kegiatan-kegiatan kebudayaan dan pencak silat di Kabupaten Sragen dapat berjalan dengan lancar, sukses, serta membawa nama baik daerah.

Terpisah, Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Sragen Pusat Madiun siap mengerahkan 1.000-an pesilat dalam karnaval pendekar yang bakal dihelat pada Sabtu (24/10) sore.

Ketua PSHT Cabang Sragen Pusat Madiun, Sunanto mengaku sudah memerintahkan setiap ranting untuk menyiapkan personel minimal 50 orang dan tidak ada batasan maksimal.

Baca Juga: Hari Santri, PCNU Sragen Desak Bupati Segera Terbitkan Perbup Pesantren

”Ya, setiap ranting minimal 50 orang. Maksimalnya tidak terbatas. Mereka dari siswa, warga, dan pamter. Mereka akan meramaikan karnaval, sedangkan untuk pemecahan Muri ada 30 orang. Dalam karnaval, kami hanya sebagai peserta,” bebernya. (din/adi)

Editor : Adi Pras
psht festival sragen rekor muri pencak silat