Sebelumnya, tim SAR gabungan sudah melakukan pencarian sejak sore. Namun, hasilnya nihil. Menilik cuaca hujan dan debit air Kali Samin yang meninggi, tim SAR gabungan akhirnya melakukan penyisiran menggunakan lampu latar LCR di beberapa lokasi.
Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Basarnas Surakarta Arief Sugiyarto mengatakan, kejadian bermula ketika Sumarti pergi meninggalkan rumah sejak pukul 08.30. Dia diketahui menuju tanggul Kali Samin. Di sekitar lokasi juga ditemukan bekas telapak kaki yang diduga milik Sumarti.
"Kondisi sekitar lokasi memang hujan deras. Ditambah debit air agak tinggi. Pencarian akan kami lanjutkan besok. Untuk malam ini penyisiran menggunakan lampu latar LCR," terang Arief.
Tim SAR gabungan menunggu di beberapa titik. Seperti di Jembatan Mojo, Mojolaban- Solo; Jembatan Jurug, Solo; Ngelo, Kebakramat, Mojolaban; dan Jembatan Sapen, Sragen.
”Besok pagi baru kami lakukan pencarian dari last know position (LKP) dari titik datum sampai tempuran Kali Samin dan Sungai Bengawan Solo. Jaraknya sekitar 500 meter," imbuh Arief.
Pencarian akan dilakukan dengan cara penyelaman serta penyisiran. Termasuk dengan memakai LCR. (rgl/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra