“Jumlah kenaikan kasus lebih banyak dibandingkan yang sembuh,” ujar Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sukoharjo Yunia Wahdiyati, kemarin.
Kasus positif Covid-19 didominasi dengan gejala sebanyak 210 kasus, sisanya 43 kasus positif tanpa gejala. Untuk 210 kasus positif aktif dengan gejala terdiri dari 123 orang rawat inap di rumah sakit dan 87 orang isolasi mandiri di rumah. Sementara 43 kasus positif aktif tanpa gejala seluruhnya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Untuk 253 kasus positif Covid-19 aktif masih tersebar di 12 kecamatan. Masing-masing Kartasura 18 orang, Baki sembilan orang, Grogol 39 orang, Mojolaban 36 orang, Sukoharjo 44 orang, Polokarto 35 orang, dan Tawangsari 18 orang.
Kemudian Kecamatan Bendosari 23 orang, Nguter 11 orang, Bulu empat orang, Weru 12 orang, dan Kecamatan Gatak empat orang.
Berkaca dari fenomena tersebut, Yunia mengimbau masyarakat tetap disiplin memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas. “Kami juga sudah berkoordinasi dengan satgas tingkat kecamatan untuk memaksimalkan satgas tingkat RT terkait pengawasan pemudik,” tambah Yunia. (kwl/wa/ria) Editor : Perdana Bayu Saputra