Secara simbolis, paket sembako diserahkan Bupati Etik Suryani dan Wakil Bupati Agus Santosa di lobi ruang kerja bupati, Selasa (3/8).
Paket sembako ASN Peduli dikoordinir organisasi perangkat daerah (OPD) masing-masing. Sampai saat ini terkumpul 7.391 paket sembako yang kemudian dikumpulkan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
"Untuk penyaluran tahap I, paket sembako diberikan pada komunitas seniman sebanyak 465 paket sembako," kata Etik.
Sisa paket sembako dari ASN Peduli akan diberikan pada penyandang disabilitas sebanyak 4.717 paket dan sebagian didistribusikan pada kecamatan menyasar pedagang kaki lima. Termasuk keluarga yang ditinggal isolasi terpusat (isoter). Tak luput empat panti sosial dengan bantuak 50 paket sembako.
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat. Pesan saya, tetap patuhi protokol kesehatan agar kasus korona segera selesai di Sukoharjo,” ungkap bupati.
Terkait kebijakan PPKM level 4, imbuh etik, selesai atau tidaknya tergantung masyarakat. “Jika masyarakat ingin segera selesai, diharapkan tetap disiplin prokes dan mematuhi aturan, sehingga penyebaran virus dapat ditekan," tegas Etik.
Gerakan ASN Peduli dengan penggalangan paket sembako senilai Rp 200 ribu per ASN akan dievaluasi. Ketika dinilai optimal dapat dilanjutkan. “Sifatnya imbauan untuk semua ASN. Jadi bukan paksaan. Alhamdullilah semua ASN telah peduli dengan memberikan paket sembako,” jelasnya.
Diketahui, pengumpulan paket sembako dari ASN diatur dalam Surat Edaran (SE) Bupati Sukoharjo Nomor 400/2190/2021 tentang Peningkatan Kepedulian Aparatur Sipil Negara melalui ASN Peduli Masyarakat Terdampak Covid-19 di Kabupaten Sukoharjo.
Bantuan paket sembako senilai Rp 200 ribu itu bisa diisi dengan beras seberat 10 kilogram (kg), gula pasir 1 kg, teh celup 1 dus, mi instan sepuluh bungkus, dan minyak goreng 1 liter.
Bagi pejabat eselon IV, III, dan II diharapkan memberikan lebih dari satu paket sembako. Bupati meminta masing-masing kepala organisasi perangkat daerah mengoordinasikan bantuan dari ASN di lingkungan kerjanya untuk dikumpulkan dan diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo paling lambat Selasa (27/7).
Untuk diketahui, per Juli 2021, jumlah ASN di Pemkab Sukoharjo sebanyak 7.258. Artinya, jika dikalikan Rp 200 ribu per orang, maka bantuan yang terkumpul lebih dari Rp 1,4 miliar. (kwl/wa/dam) Editor : Damianus Bram