Dekan Fakultas Teknik Univet Hendramawat Aski Safarizki beberkan bahwa pihaknya sudah melakukan klarifikasi kepada aktivis mahasiswa. Bahwa tidak benar adanya intimidasi terhadap mahasiswa yang aktif atau mengikuti kegiatan organisasi di luar kampus.
"Kami kaget, ini kok ada ramai-ramai di media. Padahal kami tidak ada laporan. Dikatakan di situ sudah menghubungi ini, menghubungi itu, padahal tidak ada," kata Hendramawat, Jumat (1/4)
Hendra menegaskan, intimidasi dan kekerasan yang disebut-sebut menimpa salah seorang mahasiswa kampus setempat berinisial AS, sama sekali tidak benar.
"Kesalahpahaman antarorganisasi internal Univet dan organisasi eksternal sudah selesai dalam mediasi, Rabu (30/3) sore," ujarnya.
Senada ditegaskan Kabiro Kemahasiswaan Univet Bantara Hamda Kharisma dalam keterangan pers yang diterima Jawa Pos Radar Solo. Dia memastikan tidak ada intimidasi dan kekerasan psikis pada AS. Jika ada intimidasi dan kekerasan di dalam kampus, pasti pelakunya langsung ditindak tegas. (kwl/wa) Editor : Damianus Bram