Pria berkostum Gatutkaca milenial itu yakni Agus Widanarko, 43 salah seorang tokoh pemuda Sukoharjo. Agus beserta para relawan sejak pandemi dua tahun lalu memiliki program mencarikan dan mengirimkan hewan kurban gratis untuk panti panti asuhan yang kekurangan hewan kurban bahkan tidak dapat hewan kurban sama sekali.
”Aksi seperti ini sudah dimulai di masa pandemi 2020 dulu. Di mana beberapa panti asuhan tidak dikunjungi para donatur sama sekali karena adanya peraturan social distance. Alhasil pas Idul Adha mereka juga tidak dapat bantuan hewan kurban,” kata Agus Widanarko.
Agus menjelaskan, kali ini setelah pandemi melandai, masih ada saja panti asuhan yang kekurangan hewan kurban. Seperti Panti Asuhan Aisiah Grogol dan Panti Asuhan Lentera Solo dan satu tempat kumpulan para anak yatim Corona di sanggar Bhineka Mako BNK Sukoharjo.
”Pakai kostum Gatutkaca karna Idul Adha tahun ini di bulan Juli, bulan Pancasila yang lagi tema nasionalisme kearifan lokal. Akhirnya pakai kostum Gatutkaca,” katanya.
Selain mengirim kambing kurban, Danar, sapaan akrabnya, juga mendongeng tentang kisah Nabi Ismail dan sejarah Idul Adha. Selain itu juga disisipi bercerita tentang nasionalisme Pancasila. Anak anak terlihat antusias saat Danar datang memakai sepeda beronjong berisi kambing yang telah Danar galang dari donatur orang orang yang peduli.
”Tadi ambil di lokasi donatur sudah wujud kambing kurban. Lalu langsung disalurkan,” tandasnya. (kwl/adi/dam) Editor : Damianus Bram