Pencairan BLT BBM dipusatkan di masing-masing desa sesuai jam yang telah ditentukan guna menghindari kerumunan. “Distribusi dilakukan petugas Kantor Pos Sukoharjo yang dibagi menjadi empat tim. Masing-masing tim membagikan di empat desa. Total ada 16 desa di Nguter dengan 4.469 KPM,” terang Camat Nguter Ariyanto Mulyatmojo, Minggu (11/9).
Bagi KPM yang meninggal dunia, BLT BBM-nya belum bisa dicairkan. "Yang belum dicairkan karena meninggal dunia berapa, saya belum tahu karena data dari Kantor Pos. Kami hanya memfasilitasi (pencarian) saja," jelasnya.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sukoharjo Suparmin menjelaskan, penerima manfaat BLT BBM terbagi menjadi dua wilayah regional. Sebanyak 10 kecamatan masuk zona penyaluran oleh Kantor Pos Cabang Sukoharjo, sedangkan Kecamatan Mojolaban dan Kartasura masuk penyaluran wilayah Kantor Pos Kota Surakarta.
“Tidak masalah. Yang (pencairannya masuk) Kota Solo, kami masih koordinasi menunggu penjadwalan,” tutur kadinsos.
Suparmin optimistis, distribusi BLT BBM rampung tepat waktu, yakni disalurkan sejak Kamis (8/9) hingga Minggu (11/9). “Kami mengimbau penerima memanfaatkan BLT BBM dengan sebaik-baiknya,” ucapnya.
Executive Manager Kantor Pos Cabang Sukoharjo Adhi Kuspramono menambahkan, total sebanyak 65.817 KPM berhak mendapatkan BLT BBM.
Teknis pencairan dilakukan di kelurahan, kunjungan door to door bagi disabilitas, lanjut usia, atau mereka yang sedang sakit. Bisa pula diambil di loket layanan kantor pos,” katanya. (kwl/wa/dam) Editor : Damianus Bram