Camat Sukoharjo Kota Havid Danang Purnomo Widodo menjelaskan, konsep yang digunakan dalam program pengelolaan sampah ini sangat sederhana. Sampah dari rumah tangga dipilah dan dikelola. Nantinya, hasilnya akan digunakan untuk kegiatan penanganan stunting.
“Ini program dari Kelurahan Sonorejo. Hasil dari pengelolaan sampah, digunakan untuk memberikan bantuan asupa gizi tambahan bagi balita. Termasuk untuk bantuan ke posyandu,” kata Havid, Selasa (25/10).
Havid menambahkan, semula sampah rumah tangga dikelola pihak ketiga. Kini, Kelurahan Sonorejo turun tangan mengelolanya, dengan menggandeng bank sampah, lembaga pemberdayaan masyarakat (LPM), serta tempat pengolahan sampah reuse, reduce, recycle (TPS3R).
“Sampah yang dikelola mempunyai nilai ekonomis lebih tinggi. Sehingga output-nya, salah satunya digunakan untuk pengentasan stunting,” imbuh Havid.
Sementara itu, Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengaku Gemah Ripah Sonorejo adalah program Kelurahan Sonorejo. Melalui optimalisasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat.
“Saya harap dari program Gemah Ripah ini, dapat meningkatkan pengelolaan sampah secara optimal. Karena bisa menjadi sumber pendapatan daerah atau desa. Sekaligus sebagai wujud pemberdayaan masyarakat, dalam rangka mendukung program Pemkab Sukoharjo dalam penurunan stunting,” ungkap Etik. (kwl/fer) Editor : Damianus Bram