Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Bangkitkan Kesadaran tentang Manfaat Herbal untuk Penanganan ISPA

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 23 Mei 2023 | 18:39 WIB
Pengabdian masyarakat oleh dosen dan mahasiswa STIKES Nasional Surakarta di Desa Mancasan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Mereka menyosialisasikan tentang pemanfaatan herbal untuk pengobatan dan pencegahan penyakit Ispa. (ist)
Pengabdian masyarakat oleh dosen dan mahasiswa STIKES Nasional Surakarta di Desa Mancasan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo. Mereka menyosialisasikan tentang pemanfaatan herbal untuk pengobatan dan pencegahan penyakit Ispa. (ist)
RADARSUKOHARJO.COM - Tanaman obat memiliki sejuta manfaat. Itulah yang disosialisasikan dosen dan mahasiswa program studi (Prodi) S1 Farmasi STIKES Nasional Surakarta dalam agenda pengabdian masyarakat di Desa Mancasan, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo,  pada 29 Januari 2023.

Kegiatan bertema “Pendampingan Pembuatan Seduhan Rimpang Jahe dan Kunyit untuk Meredakan Gejala ISPA serta Edukasi Kestabilan Sediaan" diikuti kader PKK desa setempat.

Terdapat beberapa rangkaian acara dalam sosialisasi tersebut. Antara lain senam pagi, pemaparan materi, serta demonstrasi produk. Kegiatan ini dilaksanakan dengan cara tatap muka melalui metode ceramah dan diskusi. Adapun pemateri adalah dosen pembimbing STIKES Nasional Surakarta Apt.Diah Pratimasari yang memaparkan pemanfaatan bahan herbal untuk pencegahan dan penanganan Ispa. Diantaranya menggunakan rimpang jahe dan kunyit.

Selain materi tersebut, juga disampaikan pembahasan lainnya tentang “Stabilitas Sediaan Farmasi” yang disampaikan dosen STIKES Nasional Surakarta Apt.Disa Andriani, serta penjelasan tata cara pembuatan sediaan seduhan rimpang jahe dan kunyit yang dilakukan oleh mahasiswa.

Antusiasme peserta penyuluhan sangat tinggi. Mereka aktif bertanya tentang materi yang disampaikan. Pascakegiatan, para kader PKK Desa Mancasan diharapkan dapat memberikan manfaat dan memperluas wawasan masyarakat terkait bahaya penyakit Ispa, serta pentingnya pencegahan terhadap dampak penyakit tersebut.

Kegiatan penyuluhan pemanfaatan bahan herbal dan pendampingan pembuatan sediaan alternatif seduhan rimpang jahe dan rimpang kunyit ini merupakan salah satu program kerja pengabdian kepada masyarakat oleh mahasiswa STIKES Nasional Surakarta untuk memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam membina serta memberikan penerangan terkait informasi bahaya penyakit ISPA.

Merujuk data Puskesmas Baki, pada periode Januari 2020 – Oktober 2022 tercatat kasus 1.635 kasus Ispa di Desa Mancasan. Perangkat desa setempat sekaligus penanggung jawab lokasi,Tri Karsono mengatakan, sosialisasi tersebut dapat menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat, khususnya kader PKK terkait Ispa, serta pemanfaatan bahan herbal diantaranya rimpang jahe sebagai alternatif meredakan gejala Ispa.

“Program kegiatan ini sangat bagus untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya Ispa, serta pentingnya pencegahan terhadap dampak penyakit tersebut pada masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Diah Pratimasari mengatakan, sosialisasi dari mahasiswa dan dosen STIKES Nasional Surakarta mendapatkan antusias serta respons yang baik dari masyarakat. “Semoga dapat memberikan manfaat dan memperluas wawasan masyarakat mengenai bahaya penyakit Ispa serta pentingnya pencegahan terhadap penyakit tersebut bagi ibu-ibu PKK Desa Mancasan,” pungkasnya. (*/wa) Editor : Tri Wahyu Cahyono
#pencegahan penyakit ispa #obat herbal ispa #stikes nasional surakarta #pengabdian masyarakat stikes nasional surakarta