RADARSUKOHARJO.COM- Hujan deras dan angin puting beliung di Sukoharjo kota menyebabkan sejumlah fasiltas rusak, Rabu (25/10/2023).
Angin puting beliung yang menerjang selama 15 menit mulai pukul 14.55 tersebut menumbangkan sejumlah pohon dan menimpa mobil.
Termasuk tujuh unit mobil dinas di taman parkir Gedung Menara Wijaya, kompleks kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sukoharjo.
Atap Pendapa Graha Satya Praja beterbangan. Bahkan kanopi berbahan galvalum, pada selasar taman parkir lingkungan Setda Sukoharjo terhempas angin.
Menimpa tujuh mobil dinas (mobdin) serta sejumlah sepeda motor. Padahal kanopi itu baru saja dibangun.
Bahkan kepanikan melanda para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sukoharjo. Terutama yang berada di dalam ruangan kantor satpol PP. Mereka segera berhamburan keluar ruangan.
“Ada tujuh mobil dinas dan beberapa sepeda motor jadi korban. Ada yang tertimpa atap kanopi, ada yang tertimpa dahan pohon yang ambruk,” kata Kepala Bagian (Kabag) Umum Setda Sukoharjo Budi Santoso, kemarin.
Tak hanya Kecamatan Sukoharjo Kota, puting beliung juga melanda sejumlah lokasi di Kecamatan Polokarto, Bendosari, Nguter, Gatak, dan Kartasura.
Komandan SAR Sukoharjo Widodo melalui wakil komandan Muhklis menjelaskan, laporan sementara ada 10 titik pohon tumbang.
Di antaranya di simpang tiga kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo, depan kantor Pemkab Sukoharjo, serta SMPN 2 Polokarto.
Kemudian sisi timur Balai Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto. Termasuk sisi utara Terminal Sukoharjo ke arah PT Sritex. Serta depan TK Cokroaminoto Desa Kepuh, Kecamatan Nguter.
Pohon tumbang juga dilaporkan di sisi selatan SPBU Jombor, Kecamatan Bendosari.
Kemudian di Jalan Jenderal Sudirman, pohon angsana tumbang menimpa satu unit mobil Honda Brio warna hitam. Beruntung pengemudi selamat.
Titik lainnya dilaporkan di depan Calista, Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari. Juga di timur Dompilan arah Desa Sidorejo, Kecamatan Bendosari.
Termasuk di kawasan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Desa Pabelan, Kartasura yang menimpa satu unit mobil. Serta di utara SPBU Salakan, Kecamatan Gatak.
“Kami masih melakukan evakuasi. Ini baru proses dan menginventarisasi dampak bencana hujan disertai angin kencang,” imbuh Muhklis. (kwl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono