RADARSOLO.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukoharjo imbau masyarakat waspadai cuaca ekstrem. Hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang diprediksi terjadi akhir pekan ini.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukoharjo Ariyanto Mulyatmojo mengatakan, sesuai informasi dari BMKG, hingga akhir pekan ini berpotensi terjadi cuaca ekstrem. Maka, warga di Kabupaten Sukoharjo diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya.
"Dari informasi BMKG, terjadi dinamika atmosfer seperti aktifnya Maden Julien Oscillation (MJO) di wilayah Indonesia. Juga aktifnya Gelombang Rossby di Indonesia, termasuk wilayah Jawa Tengah. Serta labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal, yang terpantau di Jawa Tengah," terang Ariyanto Mulyatmojo, Kamis (5/7).
Kondisi di atas menyebabkan peningkatan potensi cuaca ekstrem berupa hujan dengan intensitas sedang-lebat. Juga berpotensi disertai petir atau kilat, serta angin kencang di beberapa wilayah di Jawa Tengah selama periode 4-6 Juli.
Maka, BPBD Kabupaten Sukoharjo menghimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem ini. Karena, berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, longsor, puting beliung, hujan es, pohon tumbang serta sambaran petir.
"Di Sukoharjo, dua hari ini terjadi hujan lebat. Ini salah satu contoh cuaca ekstrem," tandasnya. (kwl/nik)
Editor : fery ardi susanto