Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Kabar Baik: Kasus PMK yang Menyerang Hewan Ternak di Sukoharjo Menurun

Iwan Kawul • Minggu, 19 Januari 2025 | 17:11 WIB
Vaksinasi di Kandang Komunal Desa Pranan, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo.
Vaksinasi di Kandang Komunal Desa Pranan, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo.

RADARSOLO.COM- Jumlah kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) di Kabupaten Sukoharjo menunjukkan tren penurunan yang signifikan.

Berdasarkan laporan hingga Sabtu (18/1/2025), hanya ada tiga kasus baru yang dilaporkan.

Sementara 17 ekor hewan ternak dinyatakan sembuh.

Selain itu, Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo mendapatkan tambahan vaksin 2.500 dosis.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo Bagas Windaryatno mengungkapkan, perkembangan ini tidak lepas dari upaya intensif yang dilakukan pemerintah bersama masyarakat.

"Penurunan jumlah kasus aktif menjadi 128 ekor ini menunjukkan bahwa langkah pengobatan, vaksinasi, dan edukasi kepada peternak yang kami lakukan selama ini mulai memberikan hasil positif," ujarnya, Minggu (19/1/2025). 

"Angka kesembuhan yang mencapai 17 ekor merupakan kabar menggembirakan," imbuh Bagas. 

Kasus baru yang tercatat dalam laporan terjadi di dua wilayah, yakni Bendosari dengan dua ekor terinfeksi (induk dan pedet), serta Weru dengan satu kasus baru.

Namun, kabar baik datang dari wilayah Polokarto, yang mencatat kesembuhan tertinggi dengan tujuh ekor sembuh, disusul oleh wilayah Bulu dan Nguter.

"Dalam upaya pencegahan, stok vaksin PMK di Sukoharjo kini ditambah menjadi 2.500 dosis, dari sebelumnya 1.500 dosis," kata bagas. 

Bagas menegaskan pentingnya langkah pengendalian dan pencegahan yang berkelanjutan.

"Kami akan terus memantau wilayah-wilayah yang masih melaporkan kasus baru," ucapnya.

Baca Juga: Hasil Lengkap Liga Nusantara, 17-18 Januari di Solo dan Bali: PSGC Ciamis, Perserang, NZR Sumbersari dan Waanal Brothers FC Menang

"Selain itu, kami mengimbau peternak untuk tetap menjaga kebersihan kandang, menerapkan biosekuriti yang ketat, dan melaporkan setiap gejala yang mencurigakan," lanjut Bagas. 

Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo juga telah memperkuat logistik untuk mendukung penanganan PMK.

Termasuk memastikan ketersediaan obat-obatan, vaksin, dan tenaga medis.

"Dengan penambahan vaksin ini, kami berharap dapat mempercepat proses pengendalian virus dan meningkatkan angka kesembuhan di seluruh wilayah," kata Bagas.

Ia juga mengapresiasi kerja sama yang baik antara masyarakat dan pemerintah.

"Kami optimistis, dengan langkah yang terus diperkuat, kasus PMK di Sukoharjo akan semakin menurun dalam waktu dekat," pungkasnya. (kwl/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#hewan ternak #dinas pertanian dan perikanan #Bagas Windaryatno #sukoharjo #PMK #Penyakil Mulut dan Kuku