RADARSOLO.COM- Tim Gerak Cepat Dinkes Sukoharjo sigap dalam menangani kasus dugaan keracunan siswa SDN Dukuh 3, Kelurahan Dukuh, Kecamatan Sukoharjo Kota, pekan lalu.
Sebanyak 40 siswa mengalami gejala mual, muntah, dan pusing setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis MBG).
Kepala Dinkes Sukoharjo Tri Tuti Rahayu mengungkapkan, kasus ini menjadi perhatian serius.
"Begitu menerima laporan, Tim Gerak Cepat langsung turun ke lapangan untuk memastikan penanganan yang cepat dan tepat, termasuk memantau kesehatan para siswa yang terdampak," ujar Tri Tuti, Minggu (19/1).
Dalam penanganan kasus ini, tim Gerak Cepat Dinkes Sukoharjo menerapkan lima langkah utama sesuai dengan arahan Kemenkes.
Diantaranya seluruh siswa yang mengalami gejala keracunan langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan.
Dinkes Sukoharjo juga melakukan pemantauan lanjutan untuk memastikan puluhan siswa pulih sepenuhnya.
"Dinkes bekerja sama dengan sekolah, pengelola MBG dan lintas sektor lainnya untuk mengevaluasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, sekaligus mencegah kejadian serupa di masa mendatang," katanya.
Selain itu, edukasi langsung diberikan kepada guru, siswa, dan orang tua. Fokus utama penyuluhan adalah cara memastikan makanan sehat dan aman dikonsumsi, serta mengenali tanda-tanda keracunan makanan lebih dini.
"Tempat pengolahan makanan yang terlibat dalam program ini diminta segera mengurus sertifikat laik hygiene sanitasi," ujar Tri Tuti.
"Ini bertujuan memastikan bahwa makanan yang disajikan kepada siswa telah memenuhi standar kebersihan dan kesehatan," lanjut dia.
Baca Juga: Kabar Baik: Kasus PMK yang Menyerang Hewan Ternak di Sukoharjo Menurun
Dinkes Sukoharjo menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait pelaksanaan program pemberian makanan gratis. SOP ini mencakup seluruh tahapan, mulai dari proses pengadaan, pengolahan, hingga distribusi makanan.
Tri Tuti menegaskan, kejadian ini menjadi pelajaran penting untuk memperketat pengawasan dalam program pemberian makanan gratis.
"Kami sangat menghargai perhatian dan apresiasi dari Kemenkes. Ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas kinerja kami," ujarnya.
Ditambahkan Tri Tuti, dari upaya Tim Gerak Cepat Dinkes Sukoharjo tersebut, Kemenkes memberikan apresiasi tinggi. (kwl/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono