Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Bulan Ini Sudah Ada 2 Orang Meninggal di Sukoharjo karena DBD

Iwan Kawul • Rabu, 22 Januari 2025 | 20:34 WIB
ILUSTRASIi DBD
ILUSTRASIi DBD

RADARSOLO.COM - Bulan ini sudah ada 2 orang meninggal dunia karena demam berdarah dengue (DBD) di Kecamatan Sukoharjo Kota.

Penyakit ini tak bisa diremehkan begitu saja, pasalnya terlambat dalam penanganan pada pasien, bisa berakibat buruk

Kepala Puskesmas Sukoharjo Kota dr Kunari Mahanani mengatakan sudah ada dua pasien dengan usia dewasa yang meninggal. Pasien tersebut berasal dari Combongan dan Jetis, Kecamatan Sukoharjo kota.

"Demam berdarah adalah penyakit infeksi akibat virus yang menular melalui gigitan nyamuk. Penyakit ini menimbulkan gejala demam tinggi, sakit kepala, serta nyeri tulang dan otot. Jika tidak ditangani dengan tepat, demam berdarah berisiko mengancam nyawa," kata Kunari, Rabu (22/1/2025).

Untuk diketahui, DBD memiliki gejala yang khas, yaitu 4 sampai 10 hari pasca gigitan nyamuk akan mengalami demam hingga 40 derajat celcius yang diikuti dengan sakit kepala parah, nyeri otot dan sendi, hingga muncul ruam atau bintik merah pada area kulit dan mimisan serta pendarahan ringan pada gusi.

"Penyakit ini tidak bisa diremehkan begitu saja, karena ketika terlambat dalam penanganan pada pasien akan berakibat buruk. Pencegahan juga harus diutamakan, karena mencegah lebih baik dari pada mengobati," tegas Kunari.

Saat ini, lanjut Kunari, pihaknya tengah menggencarkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di tiap rumah.

Upaya tersebut dengan 3M plus, yakni menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan penampungan air seperti bak mandi, ember, tempat air minum, penampung air lemari es dan lain-lain.

"Gerakan PSN ini sebenarnya paling ampuh untuk memberantas sarangnya nyamuk sampai jentik-jentiknya. Kalau fogging itu kurang efektif karena hanya membunuh nyamuk dewasa. Fogging ini adalah persepsi yang harus kami luruskan di masyarakat," pungkasnya. (kwl)

Editor : Damianus Bram
#Puskesmas Sukoharjo Kota #demam berdarah dengue #sukoharjo #meninggal #DBD