Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Irigasi di Depan Pertokoan Ditutup Cor, Petani Pengguna Air Colo Timur Mengadu ke Menteri PU

Iwan Kawul • Minggu, 9 Februari 2025 | 23:13 WIB
Suasana di sekitar Colo Timur baru-baru ini.
Suasana di sekitar Colo Timur baru-baru ini.

RADARSOLO.COM-Sejumlah petani di Colo Timur mengeluhkan saluran irigasi yang tertutup cor di depan pertokoan dan perkantoran.

Kondisi ini menghambat distribusi air ke sawah, terutama saat musim kemarau pada Juni–Agustus.

Keluhan ini disampaikan dalam audiensi dengan Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, Sabtu (8/2/2025) di Dam Colo.

Mulyadi, salah satu petani pengguna air menyatakan, permasalahan ini tidak hanya terjadi di Sukoharjo, tetapi juga di Karanganyar, Sragen, hingga lintas provinsi ke Ngawi, Jawa Timur.

"Sisa saluran sekunder yang lebar 2 meter kini sudah didirikan bangunan oleh penduduk setempat, sehingga kami kesulitan mengalirkan air saat musim tanam kedua (MT2) di Juni–Agustus," ujar Mulyadi.

Lebih parahnya, lanjut Mulyadi, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo tidak bisa melakukan pengerukan karena saluran sudah tertutup cor.

Karena itu, ia meminta pemerintah segera mencari solusi.

Menanggapi keluhan tersebut, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengakui bahwa kondisi irigasi yang melewati kawasan pertokoan dan perkantoran mengalami penyempitan, sehingga debit air yang masuk ke lahan pertanian semakin berkurang.

"Tadi disampaikan bahwa banyak saluran irigasi di depan toko dan perkantoran sudah ditutup cor, sehingga layanan air berkurang. Saya akan berkoordinasi dengan kepala daerah terkait, karena masalah," ujar Menteri Dody.

Dody juga memastikan bahwa kunjungannya ke Bendung Colo bertujuan mengevaluasi apakah sistem irigasi perlu direhabilitasi atau cukup dilakukan pengerukan untuk mengatasi sedimentasi yang terjadi.

"Daerah Irigasi ini sudah lama. Saya ingin mengecek apakah ada yang perlu direhabilitasi atau cukup dilakukan pengerukan. Karena di banyak daerah irigasi lain, laju sedimentasi juga sangat tinggi," jelasnya.

Bendung Colo merupakan sumber air utama bagi Daerah Irigasi Colo yang mencakup dua provinsi, yakni Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Baca Juga: Efisiensi Anggaran Bisa Sebabkan Revitalisasi Objek Wisata Waduk Gajah Mungkur Terbengkalai? Ini Penjelasan Menteri PU

Pengelolaannya dilakukan oleh BBWS Bengawan Solo, di bawah naungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Sumber Daya Air, dengan luas baku 25.056 hektare dan luas fungsional 24.679 hektare. Bendung ini dioperasikan oleh Perum Jasa Tirta I.

Sumber air Bendung Colo berasal dari Bendungan Wonogiri, yang dialirkan melalui dua saluran induk utama, yaitu:

Editor : Tri wahyu Cahyono
#irigasi #Colo Timur #Menteri PU #dicor