RADARSOLO.COM — Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Sukoharjo bekerja sama dengan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sukoharjo, menggelar kegiatan pembinaan rohani dan mental (binrohtal) bagi para tahanan di rumah tahanan (rutan) mapolres setempat, Rabu (7/5).
Kegiatan digelar pagi pukul 09.30. Menghadirkan Wakil Ketua PDM Muhammadiyah Sukoharjo Wiwoho Aji Santoso sebagai pengisi materi. Dalam tausiahnya, Wiwoho menyampaikan pentingnya muhasabah diri, serta terus mengingat Allah SWT sebagai bekal spiritual selama masa penahanan.
Kepala Sat Tahti Iptu Totok S. yang memimpin langsung kegiatan mewakili Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menyampaikan, kegiatan ini bagian dari program rutin pembinaan rohani. Bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan para tahanan.
“Kami rutin melaksanakan kegiatan binrohtal ini, sebagai upaya untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan para tahanan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.
Sebanyak 21 orang tahanan mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Mereka tampak khusyuk mendengarkan materi yang disampaikan, yang berfokus pada pentingnya introspeksi dan persiapan untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bermanfaat.
Selain dihadiri oleh anggota Sat Tahti, kegiatan juga didampingi oleh personel jaga tahanan Polres Sukoharjo untuk memastikan keamanan dan kelancaran acara.
Terpisah, Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Polres Sukoharjo dan Muhammadiyah dalam upaya pembinaan para tahanan. Ia berharap kerja sama ini dapat terus berlanjut dan membawa dampak positif.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Wakil Ketua PDM Muhammadiyah Sukoharjo yang telah meluangkan waktu untuk memberikan pembinaan rohani kepada para tahanan. Kerja sama ini sangat baik dan semoga dapat terus berlanjut,” ujar Iptu Totok menambahkan.
Kegiatan binrohtal ini menjadi bukti komitmen Polres Sukoharjo dalam melakukan pembinaan menyeluruh kepada para tahanan, tidak hanya dari sisi fisik dan hukum, tetapi juga secara mental dan spiritual. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto