RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo) memastikan kebutuhan pupuk bersubsidi untuk petani aman. Terutama jelang musim tanam kedua (MT2). Seperti disampaikan Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo Bagas Windaryatno, Selasa (13/5).
Menurut Bagas, pupuk bersubsidi sudah tersedia di seluruh kios pupuk lengkap (KPL) di Kota Makmur. Berkat kesiapan pemerintah melalui PT Pupuk Indonesia, dalam hal penyaluran pupuk.
“Kebutuhan pupuk selama tiga musim tanam tahun ini sudah disiapkan. Jadi kepada petani yang sudah terdaftar di RDKK (rencana definitif kebutuhan kelompok) oleh penyuluh, dipastikan akan mendapat pupuk sesuai jumlah yang diusulkan,” jelasnya.
Bagas menambahkan, pupuk bersubsidi diberikan maksimal untuk luasan lahan 2 hektare per petani. Mekanisme penebusan kini lebih mudah, cukup menggunakan e-KTP.
“Presiden Prabowo Subianto sudah menyiapkan kebutuhan pupuk bersubsidi untuk tahun ini. Itu untuk tiga musim tanam. Alhamdulillah, penebusan semakin sederhana. Cukup pakai KTP," imbuhnya.
Bagi petani yang belum terdaftar dalam RDKK, masih ada kesempatan mengusulkan melalui penyuluh pertanian lapangan (PPL). Misalnya pada MT1 ada petani yang tidak ikut pertemuan kelompok dan tidak masuk RDKK, bisa mengajukan usulan tambahan melalui PPL atau ke kantor BPP kecamatan.
“Nanti, namanya akan dimasukkan dalam e-RDKK. Sehingga bisa mendapatkan pupuk bersubsidi setelah terdaftar,” bebernya.
Sementara itu, Bagas memastikan ketersediaan pupuk bersubsidi di Kota Makmur mencukupi. Bahkan kini bisa diperoleh dengan mudah. Dengan catatan sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah.
“Insya Allah kebutuhan pupuk bersubsidi siap, cukup, dan bisa didapatkan dengan mudah. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mendukung produktivitas pertanian,” tandasnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto