RADARSOLO.COM-Suasana Car Free Day (CFD) di Alun-Alun Satya Negara Sukoharjo mendadak gegap gempita, Minggu (22/6/2025).
Bukan hanya karena semarak Hari Bhayangkara ke-79.
Tapi juga karena aksi panggung Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo yang tampil total nge-band bareng musisi lokal dan personel Polres.
Dengan penuh semangat, Kapolres memegang keyboard dan mengiringi lantunan lagu-lagu hits dari Slank dan Dewa 19.
Aksi tersebut sontak menarik perhatian ratusan pengunjung CFD yang ikut bernyanyi dan berjoget bersama di tengah suasana penuh kegembiraan.
“Ini bentuk kedekatan Polri dengan masyarakat. Lewat musik, kita bisa saling menyapa dengan cara yang lebih hangat dan humanis,” ujar AKBP Anggaito di sela penampilannya.
Kapolres tidak tampil sendiri. Ia hadir bersama Komunitas Band 45 Sukoharjo dan sejumlah personel Polres yang juga menampilkan talenta bermusik.
Lagu-lagu seperti "Mawar Merah" milik Slank dan "Separuh Nafas" dari Dewa 19 dibawakan dengan penuh energi, membuat CFD pagi itu terasa berbeda dari biasanya.
Tak hanya musik, kegiatan dalam rangka Hari Bhayangkara ini juga menghadirkan berbagai layanan publik gratis.
Mulai dari pelayanan SIM dan Pajak, SKCK Keliling, hingga cek kesehatan gratis.
Bahkan, masyarakat juga mendapat edukasi seputar lalu lintas, bahaya narkoba, serta layanan darurat 110.
Baca Juga: Pria Tua 73 Tahun Jadi Pelaku Asusila di Solo Yang Akhirnya Harus Dipolisikan
Selain itu, sebanyak 50 paket sembako, kaos, dan tumbler juga dibagikan kepada warga sebagai bentuk kepedulian sosial Polres Sukoharjo.
Namun yang paling membekas di benak warga adalah momen ketika sang Kapolres tidak hanya memimpin.
Namun juga menghibur. Menjadi musisi dadakan yang turun langsung menyatu dengan masyarakat.
“Wah, Pak Kapolres ternyata keren juga main keyboard-nya! Nggak nyangka, Kapolres Slanker juga,” ujar Agus salah satu pengunjung.
Aksi nge-band ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara di CFD Sukoharjo.
Membuktikan bahwa Polri bukan hanya pelindung dan pengayom, tapi juga bisa jadi bintang panggung yang dicintai masyarakat. (kwl)
Editor : Tri wahyu Cahyono