RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo terus mendorong penyelarasan program Tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (TJSLP), dengan kebutuhan serta prioritas pembangunan daerah. Langkah tersebut diwujudkan melalui rangkaian rapat koordinasi kelompok kerja TJSLP oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sukoharjo, sepanjang bulan ini.
Kepala Bapperida Sukoharjo Rudiyanto menjelaskan, tujuan utama rangkaian rakor ini untuk menyelaraskan rencana dan kegiatan TJSLP perusahaan dengan arah pembangunan daerah secara tematik dan sektoral. Selain itu, forum ini juga memperkuat peran TJSLP sebagai wadah sinergitas antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Rangkaian rapat dimulai 11 Juni, bersama pokja III (kepemudaan, olahraga, dan pariwisata) serta pokja II (pendidikan dan kebudayaan). Dilanjutkan 16 Juni, dengan pokja VIII (koperasi, UKM, dan perdagangan) serta pokja VII (lingkungan hidup).
Selanjutnya pada 17 Juni, rakor membahas agenda bersama pokja V (infrastruktur) dan pokja VI (pertanian dan perikanan). Ditutup 18 Juni oleh pokja II (kesehatan) dan pokja IV (sosial keagamaan).
Menurut Rudiyanto, dalam setiap pertemuan masing-masing pokja memaparkan rencana kegiatan yang dinilai strategis, partisipatif, dan berkelanjutan. Serta dapat disinergikan dengan para pelaku usaha melalui skema TJSLP.
“Melalui forum ini, kami ingin membangun kesepahaman bersama tentang potensi kolaborasi yang ada. Termasuk menyusun daftar kegiatan prioritas yang bisa diadopsi oleh perusahaan, sebagai bagian dari kontribusi mereka terhadap pembangunan daerah,” jelas Rudiyanto, kemarin (23/6).
Selain itu, forum juga menjadi wadah untuk mengidentifikasi penguatan regulasi, kelembagaan, dan mekanisme monitoring-evaluasi pelaksanaan TJSLP ke depan. Rudiyanto menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, demi terwujudnya pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Sebagai tindak lanjut, hasil dari masing-masing pokja akan dikompilasi dan disampaikan kepada forum TJSLP Sukoharjo. Kompilasi ini akan menjadi acuan pelaksanaan program di tahun berjalan, serta bahan perencanaan untuk tahun berikutnya.
“Dengan sinergi yang kuat antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat, kami yakin program TJSLP bisa memberikan dampak yang lebih nyata serta tepat sasaran,” beber Rudiyanto. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto