RADARSOLO.COM – Warga Desa Tepisari, Kecamatan Polokarto sempat digemparkan dengan temuan satu unit sepeda motor yang tergeletak di tengah perkebunan karet, Selasa pagi (5/8). Saat ditemukan, motor Honda Beat warna hitam nopol AD 3320 CO itu dalam kondisi rusak.
Setelah diselidiki jajaran Polsek Polokarto, ternyata motor itu mengalami kecelakaan tunggal. Awalnya, warga sekitar menduga motor itu korban tindak kejahatan.
Namun, Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo membatahnya. Dia mengklaim motor tersebut murni laka tunggal, saat dikendarai Rahmad Basuki, 27, warga Dusun Porosido, Desa/Kecamatan Bendosari.
“Hasil pemeriksaan di lapangan oleh anggota Polsek Polokarto, kejadian itu laka tunggal. Korban mengalami luka ringan dan sudah dibawa pulang keluarganya. Sepeda motor yang sebelumnya ditinggal di lokasi kejadian juga sudah diambil,” ungkap Anggaito.
Peristiwa bermula saat Riyadi, 53, warga Polokarto sedang dalam perjalanan pulang dari sawah sekira pukul 05.00. Tiba di lokasi kejadian, dia melihat seseorang berada di dekat motor tersebut. Saat ditanya, pengendara motor mengaku terjatuh dan meminta tolong untuk diantar pulang.
“Saat itu motor ditinggal di lokasi. Kemudian pukul 07.00, saksi lainnya melaporkan ke Polsek Polokarto, ada sepeda motor tergeletak tanpa pemilik,” imbuh Anggaito.
Setelah menerima laporan warga, personel gabungan sentra pelayanan kepolisian (SPK), reskrim, dan intel Polsek Polokarto bergegas menuju lokasi. Tak lama berselang, keluarga korban datang ke TKP untuk mengambil sepeda motor tersebut. Berdasarkan keterangan keluarga, korban hanya luka ringan.
Anggaito mengapresiasi kepedulian warga yang segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. Dia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, serta tidak mudah menyimpulkan informasi tanpa konfirmasi yang jelas.
“Terima kasih kepada warga yang sigap dan cepat melapor. Kami harap masyarakat tetap waspada, namun juga tidak mudah berspekulasi tanpa data akurat. Setiap informasi yang mencurigakan segera dilaporkan ke polisi untuk ditindaklanjuti,” tegasnya. (kwl/fer)
Editor : fery ardi susanto