Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Workshop Mobil Hias Di Sukoharjo Ikut Berdayakan Warga, Pesanan Membanjir Jelang Karnaval Hari Kemerdekaan

Iwan Kawul • Kamis, 7 Agustus 2025 | 01:48 WIB

 

Workshop mobil hias di Kampung Mojo Tegalan, Kelurahan Joho, Kecamatan Sukoharjo, Rabu (6/8).
Workshop mobil hias di Kampung Mojo Tegalan, Kelurahan Joho, Kecamatan Sukoharjo, Rabu (6/8).

RADARSOLO.COM – Peringatan HUT Ke-80 Kemerdekaan RI membawa berkah bagi perajin mobil hias. Seperti dialami Wawan Kristiawan, 43, pemilik workshop mobil hias di Kampung Mojo Tegalan, Kelurahan Joho, Kecamatan Sukoharjo. Dia kebanjiran pesanan mobil hias sepanjang Agustus ini.

Saking banyaknya pesanan, Wawan tak bisa mengerjakan mobil hias sendirian. Dia memberdayakan warga sekitar yang memiliki keahlian sama. Menariknya lagi, dia juga melibatkan anak jalanan (anjal) dalam usahanya.

“Sekarang ini ada 18 orderan. Kebanyakan dari luar kota. Nanti kalau order semakin banyak, biasanya libatkan warga sini,” kata Wawan saat ditemui di workshop-nya, Rabu (6/8).

Menurut alumni Institut Seni Indonesia (ISI) Solo ini, merekrut tenaga kerja dari lingkungan terdekat bukan soal efisiensi. Tetapi juga bentuk tanggung jawab sosial. Dia ingin usahanya memberi dampak langsung bagi warga sekitar.

“Kalau ada order besar, saya ajak orang-orang di sekitar sini. Supaya mereka juga bisa merasakan manfaatnya,” ujar pria yang akrab disapa Boncel ini.

Tahun ini, Boncel menerima 12 pesanan kendaraan hias. Masing-masing dari Cepu, Klaten, dan Sukoharjo. Dia memprediksi pesanan akan bertambah jelang perayaan 17 Agustus.

“Puncaknya bisa sampai 20-25 unit mobil. Ini belum semuanya masuk. Kalau order banyak seperti ini, saya pasti tambah tenaga kerja,” bebernya.

Durasi pengerjaan antara 2-4 hari, tergantung tingkat kerumitan desain. Wawan mengatur sistem kerja sif, agar semua tim terlibat dan tetap produktif. Para pekerja juga dilibatkan dalam proses kreatif seperti pengecatan, pemotongan bahan, hingga penataan elemen visual.

“Saya juga menyediakan sopir mobil hias. Karena biasanya saat hari H karnaval, butuh banyak sopir dan kru yang mengawal mobil hias,” ujarnya.

Selain menerima desain dari pemesan, Wawan juga banyak terlibat dalam pengembangan konsep visual mobil hias. Terutama dari instansi-instansi pemerintahan. Misalnya RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo, menonjolkan visual alat medis baru untuk menggambarkan kemajuan layanan kesehatan.

“Mobil hias ini mungkin hanya tampil sebentar di jalan. Tapi proses di baliknya itu yang panjang dan bermakna. Saya ingin workshop ini bukan cuma tempat kerja, tapi juga wadah orang untuk bangkit,” jelasnya. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#mobil hias sukoharjo #HUT Kemerdekaa RI #perajin mobil hias sukoharjo