Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Tiga Kasus Baru PMK Ditemukan Di Sukoharjo, Gencarkan Vaksinasi Hingga Akhir Tahun

Iwan Kawul • Kamis, 11 September 2025 | 01:37 WIB
Vaksinasi PMK menyasar ternak kambing di Kabupaten Sukoharjo, belum lama ini.
Vaksinasi PMK menyasar ternak kambing di Kabupaten Sukoharjo, belum lama ini.

RADARSOLO.COM – Dinas Pertanian dan Perikanan (Disnakkan) Sukoharjo kembali menggencarkan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) untuk meningkatkan kekebalan ternak. Tahun ini, sebanyak 6.800 dosis vaksin disiapkan dan ditargetkan tuntas hingga Desember 2025.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan, Disnakkan Sukoharjo Arif Rahmanto mengatakan, program vaksinasi kembali digelar menyusul masih ditemukannya kasus PMK di beberapa wilayah.

“September ini, kami temukan tiga kasus baru PMK di Desa Genengsari, Kecamatan Polokarto. Juga di Desa Dukuh, Kecamatan Mojolaban. Ini menjadi pengingat bahwa ancaman PMK tetap ada. Sehingga vaksinasi harus terus dilakukan,” ujarnya, Rabu (10/9).

Menurut Arif, vaksinasi diberikan secara bertahap oleh tim kesehatan hewan, baik melalui kunjungan langsung ke kandang-kandang peternak maupun pelayanan di pasar hewan. Hewan yang menjadi sasaran meliputi sapi potong, sapi perah, dan kambing.

“Kami ingin membangun kekebalan kelompok (herd immunity) sehingga penyebaran bisa ditekan seminimal mungkin,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Disnakkan Bagas Windaryatno menegaskan, kasus PMK di Sukoharjo saat ini masih terkendali. Menurutnya, upaya vaksinasi terbukti efektif menekan penyebaran virus, apalagi diikuti peningkatan kesadaran peternak.

“Kesadaran peternak untuk melakukan vaksin PMK semakin baik. Mereka sekarang aktif melaporkan dan bersedia ternaknya divaksin. Ini modal penting bagi kami untuk menjaga agar Sukoharjo tetap dalam kondisi aman,” jelas Bagas.

Bagas menambahkan, vaksinasi rutin juga dibarengi edukasi bagi peternak terkait kebersihan kandang dan tata laksana pemeliharaan hewan.

“Kami tidak hanya memberikan vaksin, tetapi juga sosialisasi agar peternak menjaga sanitasi kandang. Dengan begitu, daya tahan ternak lebih baik dan risiko penularan penyakit bisa ditekan,” imbuhnya.

Disnakkan Sukoharjo menargetkan seluruh dosis vaksin dapat tersalurkan hingga akhir tahun ini. Dengan langkah tersebut, diharapkan kasus PMK di Sukoharjo benar-benar dapat ditekan hingga nol. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#Dinas Pertanian dan Perikanan Sukoharjo #kasus pmk sukoharjo #vaksinasi pmk sukoharjo #Disnakkan Sukoharjo