RADARSOLO.COM – Menjelang datangnya musim penghujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukoharjo bersama lintas unsur melakukan kegiatan bersih-bersih kali. Dipusatkan di Dukuh Pungsari RT 4 dan Dukuh Pengkol, Desa Jatingarang, Kecamatan Weru, Jumat (10/10). Banyaknya rumpun bambu yang tumbang, kegiatan akan dilanjutkan lain hari.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukoharjo Ariyanto Mulyatmojo menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan langkah antisipatif untuk mencegah terjadinya banjir akibat aliran sungai yang tersumbat.
“Kami bersama tim gabungan membersihkan rumpun bambu yang tumbang ke aliran sungai. Jika tidak segera dibersihkan, dikhawatirkan saat hujan deras nanti bisa menghambat aliran air dan menyebabkan genangan hingga banjir,” ujarnya.
Kegiatan resik-resik kali ini melibatkan berbagai unsur, antara lain Kecamatan Weru, Polsek Weru, Koramil Weru, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), relawan Sakdermo Tetulung Weru, Senkom Weru, BPBD Sukoharjo, perangkat Desa Jatingarang, serta warga setempat.
Meski sudah dilakukan pembersihan bersama, proses belum bisa diselesaikan sepenuhnya lantaran banyaknya rumpun bambu yang tumbang ke sungai.
“Jumlah bambu yang menutupi aliran cukup banyak, sehingga pembersihan akan kami lanjutkan pada hari-hari berikutnya,” terang Ariyanto.
Menurutnya, kegiatan semacam ini penting dilakukan secara rutin, terutama di wilayah rawan banjir seperti Weru. Selain untuk menjaga kebersihan lingkungan, juga sebagai upaya mitigasi bencana sejak dini agar masyarakat lebih siap menghadapi musim penghujan.
“Gotong royong seperti ini sangat efektif. Kami apresiasi partisipasi masyarakat dan semua unsur yang terlibat dalam menjaga kelancaran aliran sungai,” pungkas Ariyanto. (kwl/nik)
Editor : fery ardi susanto