RADARSOLO.COM– Hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Bendosari, Kabupaten Sukoharjo, Jumat (17/10) siang. Dalam hitungan menit, cuaca ekstrem itu meluluhlantakkan sejumlah titik—mulai dari pohon tumbang hingga atap warung warga beterbangan.
Kepanikan sempat melanda warga, terutama di wilayah Desa Jagan. Angin bertiup kencang bersamaan dengan hujan deras yang mengguyur sekitar pukul 14.00.
Tak sedikit warga yang berlari mencari tempat aman saat terdengar suara pohon roboh di beberapa titik.
Kepala Pelaksana BPBD Sukoharjo, Ariyanto Mulyatmojo, mengatakan pihaknya langsung mengerahkan tim ke lokasi begitu menerima laporan dari warga dan perangkat desa.
“Laporan masuk dari warga dan perangkat desa terkait beberapa pohon yang tumbang di wilayah Desa Jagan, Kecamatan Bendosari. Tim langsung kami kirim untuk melakukan penanganan bersama relawan dan masyarakat,” jelas Ariyanto.
Dari pendataan sementara, sedikitnya lima titik lokasi terdampak akibat cuaca ekstrem tersebut. Di antaranya, pohon tumbang melintang di Jalan Raya Jagan yang sempat menutup akses lalu lintas utama Bendosari.
Petugas bersama warga langsung berjibaku mengevakuasi batang pohon berukuran besar itu agar jalur kembali bisa dilalui kendaraan.
Kerusakan juga terjadi di Jurangsari, Jagan, di mana atap warung milik warga terbang tersapu angin.
Di titik lain, pohon jati tumbang menimpa kandang ayam milik Gigit, warga RT 2 RW 1 Desa Jagan. Beruntung, tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Nasib serupa dialami Manan D.A, warga RT 1 RW 1 Desa Jagan, setelah teras rumahnya tertimpa pohon johar. Petugas BPBD bersama warga segera membantu membersihkan material pohon agar rumah kembali bisa ditempati.
Selain itu, sebuah pohon tumbang di Jalan Timur MTsN 1 Sukoharjo, Jl. R.A. Serang, Bendosari, juga sempat menutup sebagian badan jalan dan mengganggu arus lalu lintas.
“Sebagian besar sudah tertangani sore tadi. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya kerusakan ringan pada bangunan dan fasilitas warga,” terang Ariyanto.
Dia menambahkan, tim BPBD tetap siaga di lapangan untuk mengantisipasi kemungkinan cuaca ekstrem susulan. Warga diimbau tidak berteduh di bawah pohon besar atau papan reklame saat hujan deras disertai angin.
“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak berteduh di bawah pohon besar saat hujan deras disertai angin, serta memastikan pohon di sekitar rumah dalam kondisi aman. Tim BPBD tetap siaga memantau kondisi lapangan,” tegasnya.
Sore menjelang petang, suasana di Bendosari kembali kondusif. Namun, bekas-bekas terjangan angin masih tampak jelas—daun dan ranting berserakan di jalan, beberapa genting beterbangan, dan warga saling membantu memperbaiki bangunan mereka. (kwl/nik)
Editor : Niko auglandy