Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Bupati Etik Tegaskan BLT DBHCHT Tanpa Potongan, Per Orang Terima Rp 1,2 Juta! Ini Kriteria Warga Sukoharjo Yang Berhak Menerima

Iwan Kawul • Minggu, 9 November 2025 | 23:00 WIB

 

Penyaluran BLT DBHCHT di Gedung Satria Wijaya Blimbing, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Jumat (7/11).
Penyaluran BLT DBHCHT di Gedung Satria Wijaya Blimbing, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Jumat (7/11).

RADARSOLO.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo tegaskan bantuan langsung tunai, dana bagi hasil cukai hasil tembakau (BLT DBHCHT) 2025 tanpa disunat. Penerima manfaat akan mendapatka haknya utuh tanpa potongan sepeser pun.

Hal ini disampaikan Bupati Sukoharjo Etik Suryani, saat penyerahan bantuan kepada 986 penerima di Gedung Satria Wijaya Blimbing, Kecamatan Gatak, Jumat (7/11).

Etik menegaskan, BLT DBHCHT merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga transparansi dan keadilan distribusi bantuan sosial. Ia mengingatkan agar tidak ada pihak mana pun yang berani memotong atau memanfaatkan dana tersebut di luar ketentuan.

“Bantuan ini kami salurkan utuh, tanpa potongan serupiah pun. Setiap penerima berhak mendapatkan Rp 1,2 juta sesuai ketentuan dan harus diterima penuh,” tegas Etik.

Etik menambahkan, nominal tersebut akumulasi BLT untuk empat bulan. Terhitung mulai Agustus-November, dengan nominal Rp 300 ribu per bulan.

Bantuan menyasar 671 buruh tani tembakau dari lima kecamatan. Mulai dari Kecamatan Gatak, Baki, Kartasura, Grogol, dan Weru. Plus 315 buruh pabrik rokok di PT Hamsina Jaya Kartasura dan PT Djarum Grogol.

“Gunakan bantuan dengan bijak, jangan untuk hal-hal konsumtif yang tidak bermanfaat. Bantuan ini untuk meningkatkan kesejahteraan, bukan hanya sesaat, tetapi berkelanjutan,” ujarnya.

Penyaluran BLT DBHCHT juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mendukung sektor tembakau dan industri rokok di Sukoharjo agar tetap produktif dan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat.

“Bantuan ini adalah bentuk perhatian pemerintah kepada buruh tani tembakau dan buruh pabrik rokok. Kami ingin memastikan bahwa mereka yang berperan penting dalam rantai ekonomi. (kwl/fer)

Editor : fery ardi susanto
#blt dbhcht sukoharjo #penyaluran blt dbhcht #Bupati Sukoharjo Etik Suryani