Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Mega Proyek Revitalisasi Waduk Mulur Sukoharjo Dimulai, Diawali Pembangunan Main Gate

Iwan Kawul • Jumat, 21 November 2025 | 02:03 WIB

 

Waduk Mulur di Kecamatan Bendosari akan dikembangkan menjadi wisata berbasis alam dan konservasi dengan diawali pembangunan main gate.
Waduk Mulur di Kecamatan Bendosari akan dikembangkan menjadi wisata berbasis alam dan konservasi dengan diawali pembangunan main gate.

RADARSOLO.COM – Rencana pengembangan kawasan wisata Waduk Mulur di Kecamatan Bendosari mulai menunjukkan progres nyata. Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Sukoharjo telah pembangunan main gate atau gerbang utama sebagai langkah awal pengembangan destinasi wisata tersebut.

Kepala Disporapar Sukoharjo Setyo Aji Nugroho menjelaskan, pembangunan ini menjadi penanda dimulainya proses revitalisasi kawasan waduk yang selama ini dikenal sebagai lokasi rekreasi warga.

Main gate dirancang dengan identitas lokal yang kuat. Ornamen atau patung burung kuntul dipilih sebagai elemen utama karena hewan liar tersebut masih banyak dijumpai di area Waduk Mulur dan menjadi bagian dari ciri khas lingkungan setempat.

”Simbol itu sekaligus menegaskan konsep pengembangan wisata berbasis alam dan konservasi yang ingin diangkat. Pembangunan main gate ini menelan anggaran kurang dari Rp 200 juta. Ini baru tahap paling awal dari rencana besar pengembangan kawasan,” ujarnya, kemarin (20/11).

Terkait pembangunan keseluruhan kawasan wisata, Aji menyebut belum dapat memastikan bentuk final maupun besaran anggarannya. Mengingat anggaran yang dibutuhkan sangat besar, terlebih saat ini pemerintah daerah mengalami efisiensi.

”Meski demikian, arah pengembangan sudah tergambar melalui hasil studi kelayakan yang sebelumnya disusun pemerintah daerah,” bebernya.

Berdasarkan studi tersebut, kawasan wisata Waduk Mulur nantinya akan membentang dari Lapangan Pringgondani, Desa Mulur, Kecamatan Bendosari, hingga kawasan makam tokoh penyebar Islam, Mbah Sayidiman, yang terletak tidak jauh dari tepi waduk. Area itu diproyeksikan menjadi koridor wisata terpadu yang memadukan wisata air, ruang publik, konten edukasi, hingga wisata religi.

Aji menegaskan pengembangan Waduk Mulur diproyeksikan menghadirkan sejumlah wahana rekreasi, fasilitas publik yang lebih memadai, serta area kuliner yang dapat mengangkat potensi ekonomi masyarakat lokal. Sehingga memberikan pengalaman wisata yang lebih lengkap bagi pengunjung, sekaligus menjadikan Waduk Mulur sebagai salah satu ikon destinasi baru Kabupaten Sukoharjo.

”Pembangunan main gate ini langkah pertama. Setelahnya, kami akan melanjutkan sesuai tahapan yang sudah direncanakan dalam studi kelayakan. Kawasan ini kami harapkan tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga ruang tumbuhnya ekonomi masyarakat,” jelas Aji. (kwl/adi)

Editor : fery ardi susanto
#revitalisasi waduk mulur sukoharjo #objek wisata waduk mulur sukoharjo #proyek waduk mulur #Disporapar Sukoharjo